Kisah Heroik Marinir TNI AL Melawan Serdadu Malaysia dan Inggris di Hutan Kalimantan
Kisah heroik di era konfrontasi Indonesia - Malaysia adalah adanya pergerakan pasukan Marinir yang mampu membuat repot pasukan Inggris.
TRIBUNJATENG.COM - TNI dikenal memiliki pasukan tangguh dan ahli dalam bertempur di setiap medan peperangan.
Tak hanya Kopassus TNI Angkatan Darat yang disegani oleh pasukan elit dunia, Marinir TNI AL juga membuktikan menjadi satu diantara pasukan yang ditakuti lawan.
Sebagaimana dikutip dari laman wikipedia, Korps Marinir TNI Angkatan Laut atau (Kormar) adalah salah satu komando utama (Kotama) TNI Angkatan Laut.
Dalam struktur organisasi TNI AL, Korps Marinir adalah sebuah Komando Utama sejajar dengan Kotama lain seperti (Koarmada I, Koarmada II, Koarmada III, Kolinlamil, Kodiklatal, Seskoal dan AAL). Kormar memiliki slogan "Jalesu Bhumyamca Jayamahe" yang artinya "Di Laut dan Darat Kita Jaya".
Markas Korps Marinir terletak di Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun, Kwitang, Jakarta Pusat, yang sebelumnya bernama Jalan Prapatan. Saat ini Korps Marinir terdiri dari tiga Divisi: Pasukan Marinir 1 berada di Marunda Jakarta Utara, Pasukan Marinir 2 berada di Gedangan Sidoarjo Jawa Timur, Pasukan Marinir 3 berada di Sorong, Papua Barat.
Dalam perjalanan sejarahnya, bagaimana Marinir dengan gagah berani bertempur melawan dua pasukan asing di hutan Kalimantan pada Operasi Dwikora saat terjadi konfrontasi Indonesia-Malaysia tahun 1962-1966.
Marinir bertempur dengan dua pasukan asing sekaligus, yakni tentara Malaysia yang dibantu oleh pasukan Inggris.
Kisah heroik di era konfrontasi Indonesia - Malaysia adalah adanya pergerakan pasukan Marinir Indonesia yang saat itu masih bernama KKO yang mampu membuat repot pasukan Inggris.
Di masa konfrontasi itu pergerakan tentara Indonesia memang membuat pihak Negara Persemakmuran terutama Inggris, Australia dan Selandia Baru ekstra repot.
Mau tak mau trio negara beda benua satu rasa itu mengerahkan militernya untuk membantu serdadu Malaysia menghadapi infiltrasi sukarelawan dan tentara Indonesia.
Salah satu peristiwa yang akan dikenang dalam konfrontasi Indonesia-Malaysia adalah Peristiwa Kalabakan.
Kalabakan adalah sebuah kawasan di distrik yang terletak di bagian barat distrik Tawau.
Jaraknya dari Kota Tawau adalah sekitar 100++ kilometer.
Saat ini, Kalabakan hanyalah sebuah kota terpencil yang tidak memiliki status kota.
Saat itu bulan Desember 1963, Peleton X yang merupakan satuan khusus KKO AL (sekarang Marinir) ditugaskan ke perbatasan Kalimantan Timur (Kaltim)-Sabah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/korps-marinir-tni-al.jpg)