Breaking News:

KPU Kendal Nyatakan Terjadi Peningkatan Data Pemilih, Bawaslu Kendal Soroti Hal Ini

Ketua KPU Kendal, Heavy Indah Oktaria mengatakan usai rapat pleno KPU, jumlah DPTHP-2 yakni 786.473 pemilih.

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: suharno
Tribunjateng/M Syofri Kurniawan
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memeriksa salinan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kelurahan Gajahmungkur, Gajahmungkur, Kota Semarang, Selasa (8/12/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Terjadi peningkatan 18.284 di Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) Pemilu 2019 yang ditetapkan oleh KPU Kendal, Senin (13/11/2018).

Ketua KPU Kendal, Heavy Indah Oktaria mengatakan pada rapat pleno KPU yang digelar kemarin ditetapkan jumlah DPTHP-2 yakni 786.473 pemilih.

Sebelum dilakukan perbaikan jumlah DPT yaitu 768.189 pemilih.

"Penambahan itu berdasarkan dari rekapitulasi dari Tim PPD (Panitia Pemilihan Desa) dari seluruh desa dan kelurahan. Hasilnya kemudian direkap dan dirapatkan di rapat pleno kemarin. Hasilnya total pemilih pria sebanyak 390.796 pemilih dan wanita 395.677 pemilih," ujarnya, Selasa (13/11/2018).

Baca: Berawal dari Operasi Zebra, Polsek Weleri Kendal Tangkap Sindikat Pencuri Sepeda Motor

Naiknya yang jumlah DPTHP-2 yang sangat signifikan itu mendapatkan sorotan dari Bawaslu Kendal.

Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kendal, Wahidin Said, mengatakan, kenaikan daftar pemilih tetap dapat menimbulkan permasalahan terkait akurasi data pemilih.

"Agar terjadinya penambahan ini tidak justru menimbulkan permasalahan baru. Kami merekomendasikan kepada KPU Kendal untuk memperbaiki data ganda, data invalid, maupun Tidak Memenuhi Syarat (TMS) lainnya," ujarnya.

Ketua Bawaslu Kendal, Odilia Amy Wardayani juga menambahkan bawaslu juga juga menyoroti terhadap banykanya 3.380 pemilih potensial non KTP elektronik yang belum tercatat di DPTHP-2 tersebut.

Atas hal itu pihaknya juga meminta KPU Kendal meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) secara intensif agar para pemilih yang terdaftar dalam DPT sudah memiliki E-KTP.

"Karena syaratnya sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, pemilih dapat menggunakan hak pilihnya selain harus terdaftar dalam daftar pemilih, juga wajib memiliki KTP elektronik," tuturnya.

Baca: Dokter, Perawat, dan Bidan Terbaik Terima Penghargaan dari Bupati Kendal

Hingga waktu pemilihan tiba, pihaknya akan terus memantau perkembangan DPTHP-2.

Hal itu dilakukan agar daftar pemilih benar-benar akurat sesuai dengan kondisi aktual dan faktual di masyarakat.

"Kami juga memastikan rekomendasi-rekomendasi yang telah kami sampaikan ke KPU juga dilaksanakan sebagaimana mestinya." pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved