Aksi Lempar Tongkat Mayoret oleh Bupati Juliyatmono Pukau Warga Karanganyar
Seusai prosesi upacara peringatan hari jadi ke 101 di pelataran Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Bupati Juliyatmono melakukan atraksi mayoret
Penulis: Yasmine Aulia | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Seusai prosesi upacara peringatan hari jadi Bumi Intanpari yang ke 101 di pelataran Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Bupati Juliyatmono melakukan atraksi yang tak disangka, Minggu (18/11/2018) pagi.
Upacara hari jadi Kabupaten Karanganyar berjalan dengan khidmat di Alun-alun.
Sejumlah penampilan seni dan budaya pun ditampilkan usai prosesi upacara, salah satunya penampilan dari Drumband Gita Abdi Praja IPDN.
Saat sesi foto bersama para praja IPDN yang terdiri dari putra-putri berbagai penjuru nusantara, Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Ketua DPRD Karanganyar Sumanto, naik ke atas bass drum yang telah disusun.
Meski mengenakan setelan beskap, keduanya tanpa ragu mencoba naik ke atas bass drum tersebut.
Awalnya mereka tampak sempat mengalami kesulitan saat pertama kali menaikinya.
Namun ketika telah berdiri stabil di atas empat bass drum sambil memegang tongkat mayoret, orang nomor satu di Bumi Intanpari ini langsung bergaya layaknya mayoret sesungguhnya.
Juliyatmono mencoba melemparkan tongkat ke atas berulang kali dan ditangkapnya, hingga para hadirin, peserta upacara dan masyarakat kaget akan aksi spontannya tersebut.
Riuh tepuk tangan dan tawa masyarakat menghangatkan suasana di pelataran alun-alun Kabupaten Karanganyar.(Jje)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-karanganyar-juliyatmono-dan-ketua-dprd-karanganyar-sumanto.jpg)