Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Model-model Cantik Ini Rela Tak Dibayar Demi Kemanusiaan

Puluhan model cantik rela tak dibayar demi misi kemanusiaan yang diselenggarakan Afoka, meski cukup lelah namun mereka merasa bangga

Penulis: Yasmine Aulia | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/YASMINE AULIA
Para model saat sesi foto acara penggalangan dana korban bencana. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Puluhan model cantik rela tak dibayar demi misi kemanusiaan yang diselenggarakan Afoka, meski cukup lelah namun mereka merasa bangga, Selasa (20/11/2018).

Asosiasi Fotografi Karanganyar (Afoka) mengadakan penggalangan dana untuk membantu para korban bencana, khususnya Donggala dan Palu, yang beberapa waktu lalu terkena musibah gempa dan tsunami.

Sejumlah 25 talent, mulai dari model pemula hingga yang memiliki jam terbang cukup tinggi tersebut rela dijadikan objek bidikan kamera ratusan fotografer.

"Pengalaman pertama ini saya menjadi talent di acara charity, rasanya senang sekali dapat turut berkontribusi untuk mengulurkan bantuan kepada para saudara kita yang terkena musibah.

Meski biasanya kami rata-rata merupakan model komersil, namun di sini kami semua mendedikasikan diri untuk menggalangkan dana demi kemanusiaan," ujar salah satu talent yang juga Juara Pertama Duta Wisata Kab Karanganyar 2018, Sarah Pungky (21).

Selaras dengan pendapat Sarah, salah satu talent berhijab, Yana (19), juga merasakan sensasi yang berbeda saat menjadi model dalam acara penggalangan dana.

"Malah rasanya seperti ketagihan ya, di sini benar-benar misi kemanusiaan.

Meski cukup lelah karena mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB harus menjalani tiga sesi pemotretan, namun rasanya sungguh berbeda saat menjadi talent untuk ajang charity," imbuh Yana.

Selain para talent yang rela menjalani sesi pemotretan bersama 230 fotografer, para Make Up Artist (MUA), serta penyedia kostum pun berkontribusi terhadap acara Afoka yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini.

Berkat ketulusan dan kepedulian para insan fotografi ini, penggalangan dana dari acara tersebut mencapai delapan juta rupiah.

Adapun menurut ketua panitia, Joko Sulistianto, bantuan tersebut akan disalurkan langsung melalui BPBD Kabupaten Karanganyar.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD, adapun seluruh hasil dari acara penggalangan dana ini kami serahkan melalui BPBD untuk para korban bencana, khususnya wilayah Donggala dan Palu," tuturnya.

Joko pun berterimakasih kepada seluruh donatur, baik berkontribusi dalam bentuk uang maupun melalui jasa yang telah berpartisipasi dalam misi kemanusiaan ini. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved