Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bupati Karanganyar Minta Kepala Desa Kembangkan Produk Unggulan Desa Masing-masing

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar menyelenggarakan kegiatan Bursa Inovasi Desa.

Tayang:
Penulis: Yasmine Aulia | Editor: suharno
Istimewa
Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka acara Bursa Inovasi Desa di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (6/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar menyelenggarakan kegiatan Bursa Inovasi Desa.

Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Karanganyar 2018 ini digelar di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (6/11/2018).

Bursa Inovasi Desa digelar untuk memperkenalkan inovasi-inovasi yang saat ini berkembang di desa-desa Kabupaten Karanganyar.

Penggemar Via Vallen dan Nella Kharisma Mulai Berdatangan ke Alun-alun Karanganyar

Kegiatan ini dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah Edy Pranoto, Kepala Dispermades Kabupaten Karanganyar Utomo Sidi Hidayat, Forkompimda dan Kepala Desa se-Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan, PID diharapkan bisa membentuk desa sebagai pusat pertumbuhan sehingga target-target yang telah diberikan harus disukseskan bersama warga masyarakat sejahtera.

"Angka kemiskinan kita tekan serendah-serendahnya melalui program-program yang menyentuh masyarakat sehingga rakyat guyub, makmur dan sejahtera," tutur Bupati Juliyatmono.

Ia mendorong masyarakat untuk bergerak menghasilkan produk-produk unggulan di masing-masing desa.

Untuk mewadahi ini, ia meminta Dispermades menyediakan Expo Produk unggulan desa yang akan dipasarkan pada expo antara Mei dan Juni 2019.

Kepala Dispermades Kabupaten Karanganyar Utomo Sidi Hidayat dalam pemaparannya memberi contoh, Desa bisa berinovasi membuat produk-produk untuk dipasarkan kepada wisatawan yang berkunjung di Karanganyar.

UMK 2019 Kabupaten Karanganyar, Perubahan Terbaru UMK Karanganyar

Ia meminta para pemangku kepentingan di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa mengalokasikan produk unggulan di masing-masing desa.

“Kita ingin desa di Karanganyar dapat menghasilkan satu produk unggulan dan saling berkomplementer,” kata Utomo dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com.

Selain itu, Dispermades, kata Utomo, menargetkan pada 2022 tidak ada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di desa. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved