Menikmati Medan Ekstrem Dalam Lawu Jeep Adventure 2018
Berbagai pilihan destinasi wisata tersedia di Ngargoyoso sebagai salah satu kecamatan populer dalam ranah pariwisata di Karanganyar
Penulis: Yasmine Aulia | Editor: galih pujo asmoro
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemkab Karanganyar, melalui Disparpora menyelenggarakan Lawu Jeep Adventure 2018 yang dibarengi dengan Launching paket wisata Jeep Trip di Kabupaten Karanganyar, khususnya area Kecamatan Ngargoyoso.
Ngargoyoso dikenal dengan keindahan wilayahnya yang terletak di lereng Gunung Lawu.
Berbagai pilihan destinasi wisata tersedia di Ngargoyoso sebagai salah satu kecamatan populer dalam ranah pariwisata di Karanganyar selain Kecamatan Tawangmangu.
Hal tersebut yang membuat Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memberikan atensi tinggi dalam bidang pengembangan wisata di Ngargoyoso.
Salah satu upaya pengembangan pariwisata di Ngargoyoso yaitu melalui gagasan paket wisata Jeep Trip.
"Akan sangat sayang sekali apabila para wisatawan tidak menikmati pesona keindahan lereng Gunung Lawu karena keterbatasan transportasi," ungkap Juliyatmono saat jumpa pers Lawu Jeep Adventure 2018.
Sesuai yang telah direncanakan sebelumnya, para peserta Lawu Jeep Adventure 2018 terbagi dalam tiga kelompok rute yang semua dimulai dari pelataran De Kemuning Resto, Desa Kemuning, Ngargoyoso pada Minggu (2/12/2018).
Rombongan A menuju ke Gunung Cilik di Desa Jimber, setelah itu dilanjutkan menuju ke Wisata Agro Bariza sebelum kembali ke Kemuning.
Rute rombongan B, semula direncanakan berakhir di Candi Cetho sebelum kembali ke Kemuning. Yakni menuju ke Bukit Paralayang, Bukit Teletabis dan kemudian melanjutkan ke Cetho.
Sehingga Tribunjateng.com mencoba bergabung dengan grup B, yang dianggap memiliki medan paling terjal dan jarak terjauh dibanding rute A dan C.
Namun karena sebagian Jeep dianggap beresiko untuk menghadapi medan yang cukup terjal, rute B mengalami sedikit perubahan.
Secara perhitungan keamanan oleh penyelenggara, hanya Jeep 4WD saja yang diperbolehkan menempuh rute B.
Beberapa Jeep yang berada di rute B berjenis 2WD, meski memungkinkan untuk melanjutkan rute sesuai rencana, namun peserta dan penyelenggara sepakat untuk mengubah rutenya dengan menimbang keamanan para peserta.
Sementara di rute C, rombongan ini diikuti oleh lebih banyak peserta dibandingkan rute lain, termasuk orang nomor satu di Karanganyar, Juliyatmono beserta jajaran dan juga Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto juga turut menjajal rute C.
Rute C menempuh rute menuju Candi Sukuh, dilanjutkan ke Tenggir Park dan kemudian kembali ke Kemuning.
Perjalanan dimulai
Karena bersama dengan rombongan B, Tribunjateng.com menaiki mobil yang sesuai dengan kartu yang diterima, yaitu Jeep nomor B10.
Perjalanan Tribunjateng.com mengarungi rute B, bersama pemilik dan sekaligus pengemudi, Joko, salah satu anggota Komunitas Katana Solo yang turut bergabung dalam Lawu Jeep Adventure 2018.
"Kalau yang jalur ini memang tingkatnya cukup menantang dibanding rute A dan C.
Memang saya suka yang ekstrim, di situ lah kenikmatan perjalanannya," ujar Joko sambil kemudikan Jeep Katana nya melewati terjalnya bebatuan dan tanah.
Sementara menurut salah satu penggiat pariwisata (Asita) Yogyakarta, Banyu, mengaku menikmati perjalanan di rute B.
"Kebetulan memang klien saya kebanyakan suka yang agak menantang, sehingga mungkin ini jika dikembangkan dan dikoordinasikan secara maksimal dapat menjadi salah satu paket yang bisa ditawarkan rekan-rekan," kata Banyu.
Adapun sebagian besar peserta di grup B baru pertama kali merasakan sensasi menikmati keindahan alam sambil merasakan terjalnya perjalanan menggunakan Jeep, salah satunya Halintar.
"Meski di jalan tadi goncangannya sangat besar ketika melalui jalan menuju ke arah Segoro Gunung, namun ini sangat mengasikkan."
"Bahkan bisa dibilang bikin ketagihan," ujarnya.
Rombongan B beristirahat di salah satu lokasi pendaratan Paralayang, yang berdekatan dengan Desa Segoro Gunung.
Hamparan hijau kebun teh nan indah membentang disetiap sudut mata memandang.
Udara sejuk dan segar memanjakan para peserta.
Setelah puas menjajaki serta mengabadikan momen di area tersebut, rombongan B pun kembali ke pelataran De Kemuning Resto, tentunya dengan melewati jalur tanah dan bebatuan dahulu sebelum mencapai jalan utama yang beraspal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/peserta-lawu-jeep-adventure-2018.jpg)