Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

KISAH Dua Pekerja PT Istaka Karya Selamat dari Pembantaian di Papua

Dua karyawan PT Istaka Karya melarikan diri dari serbuan KKB di kamp Kali Yigi Kabupaten Nduga.

Tayang:
KOMPAS.com/ DOKUMEN KEMENTERIAN PUPR
Lokasi pembantaian 31 pekerja oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua. 

Meski demikian, Jokowi menegaskan pembangunan di Papua terus berlanjut. Pembangunan Papua tidak akan terhenti karena kasus ini. "Pembangunan ditambah di Papua, tetap berlanjut," katanya.

Presiden Joko Widodo pernah melintasi lokasi yang saat ini merupakan lokasi penembakan 31 pekerja Trans Papua.

"Lokasi segmen 5 Trans Papua. Kalau ingat, dulu Pak Presiden tinjau lapangan dengan motor trail dari Wamena ke Habema," ucap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Direktur Utama PT Istaka Karya Sigit Winanto menjelaskan situasi selama ini di Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupaten Nduga, yang mana lokasi tersebut merupakan lokasi terjadinya penembakan 31 pekerja proyek Trans Papua. Sigit menceritakan di area Kali Yigi dan Kali Aurak juga pernah terjadi kejadian konflik dengan warga setempat.

“Sebelumnya untuk keamanan, pernah ada beberapa kejadian yang relatif bisa (diselesaikan) secara negosiasi dengan lokal. Satu dua kali pekerja kita balik dulu ke Wamena dan kita cari solusi dan kembali ke lokasi,” ujar Sigit.

Hal tersebut juga menegaskan pernyataan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bahwa para pekerja di lokasi tersebut sudah menyatu dan berbaur dengan warga.

"Bahkan dari info yang diterima, warga menjamin keamanan pekerja Istaka Karya tersebut," kata Menteri Basuki.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjend Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, sejauh ini pihaknya masih kesulitan untuk mendapatkan informasi. Area terjadinya penembakan, jelas dia merupakan area 'Blank Spot' atau area yang tidak tersentuh sinyal komunikasi. "Karena lokasinya blank spot area komunikasi tidak bisa," katanya. 

Marah Dipotret Diam-diam Saat Upacara

Penembakan terhadap 31 pekerja proyek jalan trans Papua terjadi di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, Minggu (2/12). Para penembak berasal dari KKB Papua yang pimpinan Egianus Kogoya.

Penembakan tersebut diduga dipicu adanya aksi foto secara diam-diam yang dilakukan para pekerja saat KKB sedang menggelar upacara terkait rencana Papua Merdeka. Diketahui Egianus Kogoya selama ini disebut aparat kepolisian dan TNI memiliki catatan rapor merah dengan serangkaian aksi penembakan.

Minggu 2 Desember 2018 lalu, sebanyak 31 karyawan PT Istaka Karya (BUMN) yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dikabarkan tewas ditembaki.

Lalu pada tanggal 3 Desember 2018, satu anggota TNI yang bertugas di Distrik Mbua juga tewas ditembak dan satu terluka.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba mengonfirmasi para pekerja tersebut ditembaki oleh KKB lantaran diduga tepergok mengambil foto diam-diam. Salah satu pekerja diduga mengambil foto saat perayaan HUT Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) oleh KKB tak jauh dari lokasi kejadian.

Aksi tersebut membuat KKB marah dan kemudian mencari oknum yang mengambil foto kegiatan mereka.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved