Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bupati Juliyatmono Akan Buka Waduk Gondang Jadi Wisata Baru di Karanganyar

Tak lama lagi Karanganyar akan punya destinasi wisata baru yakni Waduk Gondang yang terletak di Kecamatan Kerjo Karanganyar.

Tayang:
Penulis: Yasmine Aulia | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/YASMINE AULIA
Teras ketiga Candi Sukuh yang berada di Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Tak lama lagi Karanganyar akan punya destinasi wisata baru yakni Waduk Gondang yang terletak di Kecamatan Kerjo Karanganyar.

Namun, aksesnya juga akan merambat ke wilayah Ngargoyoso karena lokasi dekat untuk tujuan wisata.

Apalagi Ngargoyoso juga sudah menjadi tujuan wisatawan jika berkunjung ke bumi intapari.

“Desa Jatirejo, Kecamatan Ngargoyoso dekat dengan waduk gondang, kecamatan Kerjo. Alhasil, eksesnya wisatawan akan juga berkunjung ke Ngargoyoso. Saya mengajak masyarakat tetap optimis untuk menanam buah-buah di wilayah Ngargoyoso,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat pentas pegelaran wayang di Desa Jatirejo, Kecamatan Ngargoyoso.

Ketua DPRD Karanganyar Sumanto Ingatkan Agar Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan

Kini Berwisata ke De Tjolomadoe Karanganyar Bayar Tiket Masuk Rp25 ribu

Dia menambahkan Desa Jatirejo potensi untukmenanam buah-buahan. Saat ini, wisata petik buah juga tengah marak.

Pihaknya yakin, jika itu dilakukan maka Ngargoyoso akan menjadi tempat tujuan wisata buah. Di Ngargoyoso, sungai di kasih ban sudah menghasilkan uang.

“Saya meminta masyarakat untuk tidak buang air hajat sembarangan. Kini pemerintah juga mendapatkan anugerah STBMB juara 3 nasional,” imbuhnya.

Selain itu, bupati Karanganyar mengatakan jika nanti waduk diresmikan dan semua harus bangkit tetap optimis.

Hampir 60 persen, air tersebut akan mengalir ke Sragen dan Karanganyar akan kebagian dukungan ekonomi.

“Seluruh wilayah karanganyar akan menjadi penyangga pangan di wilayah Jateng. Jangka panjang nanti yang akan dipersoalkan adalah pangan dan energi. Maka kita tetap harus menanam dan menanam,” ungkap bupati dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (8/12/2018). (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved