Sabtu, 16 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kini Berwisata ke De Tjolomadoe Karanganyar Bayar Tiket Masuk Rp25 ribu

Tempat wisata De Tjolomadoe Karanganyar kini menetapkan tiket masuk sebesar Rp25 ribu kepada masyarakat yang akan berkunjung.

Tayang:
Penulis: akbar hari mukti | Editor: m nur huda
Tribun jateng/akbar hari mukti
Launching museum De Tjolomadoe, Karanganyar, Sabtu (8/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Tempat wisata De Tjolomadoe Karanganyar kini menetapkan tiket masuk sebesar Rp25 ribu kepada masyarakat yang akan berkunjung.

Presiden Direktur Utama De Tjolomadoe Rachmat Priyatna mengatakan, pengenaan tiket dilakukan mengingat untuk merevitalisasi bangunan membutuhkan dana yang tidak sedikit.

"Jadi harus dipertanggungjawabkan," ujar dia saat pembukaan Museum De Tjolomadoe, Karanganyar, Sabtu (8/12/2018).

Menurutnya tiket masuk Rp25 ribu tak akan membebani masyarakat yang akan berkunjung. Ia optimistis pengunjung tetap akan sama banyaknya.

Menurutnya, saat masih gratis, pengunjung sekitar seribu per hari saat tengah pekan dan tiga ribu per hari saat akhir pekan.

"Target kami paling tidak ada 2.000 pengunjung setiap hari," ujar dia.

Menurutnya museum itu menampilkan sejumlah koleksi arsip dan artefak dari pabrik gula Colomadu, disertai keterangan tentang sejarah bangunan tersebut.

"Termasuk perkembangan industri gula pada saat itu, di mana pada tahun 1925-1930 kita pernah menjadi pengekspor gula terbesar kedua di dunia," katanya.

Lebih jauh ia mengatakan untuk meningkatkan pengunjung maka di bangunan itu terdapat ruangan dua dimensi untuk swafoto.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Karanganyar Titis Sri Jawoto mengapresiasi PT Sinergi Colomadu yang mengembangkan bangunan bersejarah tersebut menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Karanganyar.

"Destinasi wisata ini mengangkat sejarah sekaligus edukasi kepada masyarakat. Tempat ini juga memberikan rangsangan terhadap pola pikir generasi muda ke depan tentang sejarah," urai dia. (Ahm)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved