Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Guru Asal Kendal Ini Ajak Puluhan Siswa SMA Belajar Geografi Sembari Berwisata

Mengisi waktu liburan sekolah tak harus dengan beriwisata. Bisa juga dengan mengikuti kegiatan yang menambah ilmu.

Tayang:
Penulis: faisal affan | Editor: galih pujo asmoro
Tribun Jateng/Faisal Afan
Rifky (kaus hijau bertopi) sedang menerangkan tentang gejala alam yang ada di wana wisata gua kiskendo kendal, kepada puluhan siswa SMA sederajat di kabupaten kendal. Pembelajaran luar ruangan ini dikemas dalam suasana yang menyenangkan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mengisi waktu liburan sekolah tak harus dengan beriwisata.

Bisa juga dengan mengikuti kegiatan yang menambah ilmu.

Satu di antaranya, seperti yang dilakukan 23 murid SMA di Kendal yang mengikuti kegiatan belajar luar ruangan bersama kelompok belajar Geo Hepi, di Wana Wisata Gua Kiskendo Kendal, Kamis (27/12/2018).

Menurut seorang peserta, Ragil Hadi Prasetyo, belajar tidak harus di dalam ruang kelas.

"Seperti ini juga belajar walau kesannya seperti sedang main."

"Tapi justru saya lebih suka belajar yang seperti ini."

"Jadi teori dihubungkan langsung dengan fakta di lapangan," paparnya.

Sementara itu, founder kelompok belajar Geo Hepi, Rifky Abu Zamroh (26), ingin kegiatan belajar luar ruang bisa menjadi contoh guru lain.

Guru IPS di SMA NU 05 Brangsong Kendal ini, juga mengatakan ingin siswa setingkat SMA sederajat di Kabupaten Kendal bisa lebih memahami gejala alam melalui pembelajaran geografi di sekolah.

"Saya memilih wana wisata Gua Kiskendo karena tempat ini termasuk daerah karbonat, atau dahulu adalah sebuah dasar laut."

"Selain itu, tempat ini bisa berpotensi menjadi Geo Park Kendal dan menjadi pusat pembelajaran geografi untuk sekolah-sekolah," ucapnya.

Kegiatan yang berlangsung selama empat jam ini dilakukan dengan menyusuri bukit-bukit karst dan mengamati stalagtit serta stalagmit yang ada.

Lalu, siswa diajak melihat sungai bawah tanah yang ada di sana.

"Di tempat ini mereka bisa mempelajari proses pelapukan batuan gamping secara kimia, fisik, dan organik."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved