Kapolri Perintahkan Jajarannya Cooling Down di Papua Saat Natal dan Tahun Baru
Tito menuturkan, dalam masa gencatan senjata itu, aparat Polri dan TNI melakukan pendekatan lunak kepada tokoh-tokoh masyarakat
Tito menegaskan, aparat keamanan terus mengawal dan mengamankan program infrastruktur pemerintah agar tetap berjalan dengan baik.
Menurut Tito, pembangunan Infrastruktur di Papua diharapkan bisa menghubungkan dan menjalankan roda perekenomian yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di provinsi tersebut.
"Karena problem ekonomi sebenarnya karena terisolasi. Oleh karena itu presiden berkeras membangun trans Papua untuk meng-connect untuk melintasi pembangunan ini, sehingga logistik jadi rendah," tutur Tito.
Diberitakan, kelompok bersenjata di Papua, Minggu (2/12/2018), membunuh 20 orang Kabupaten Nduga.
Korban terdiri dari 19 pekerja Istaka Karya dan seorang personel TNI. Para pekerja Istaka Karya itu tengah mengerjakan jembatan Kali Yigi-Kali Aurak yang merupakan bagian dari proyek Trans Papua. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kapolri Perintahkan Genjatan Senjata di Papua saat Natal dan Tahun Baru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapolri-jenderal-pol-tito-karnavian-saat-upacara-peringatan-hut-korpolairud.jpg)