7 Kecelakaan Transportasi Mencekam dan Mengerikan di Indonesia Sepanjang 2018
Angka kematian akibat kecelakaan transportasi baik darat, laut maupun udara masih terbilang mengkhawatirkan.
Kapal ini dinahkodai oleh Skila dengan jumlah penumpang kurang lebih 35 orang. Kecelakaan terjadi tak lama setelah kapal berlayar dari Pelabuhan Paotere menuju Pulau Barang Lompo.
Penyebab kapal Arista yang tenggelam di perairan Makassar akibat dihantam ombak besar dan kelebihan muatan.
Tercatat sebanyak 17 penumpang meninggal dunia, 1 orang hilang dan 55 orang penumpang selamat.
Dari 17 orang korban meninggal, kebanyakan adalah wanita dan anak-anak.
6. Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen (10 Februari 2018)
Kecelakaan bus terjadi di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Sabtu (10/2/2018) sekira pukul 17.00 WIB.
Bus pariwisata bernomor polisi F-7959-AA itu membawa rombongan dari Koperasi Simpan Pinjam Permata, Ciputat, Tangerang Selatan.
Di jalan berkelok-kelok, sang sopir kehilangan kendali dan menabrak sebuah sepeda motor. Usai menabrak motor, bus pariwisata terus melaju hingga menabrak tebing di sebelah kiri jalan. Kemudian, bus terguling di bahu jalan dan terseret hingga kurang lebih 2 meter.
Kecelakaan nahas ini mengakibatkan 27 korban tewas, 5 luka berat dan patah tulang dan 12 lainnya luka ringan.
7. Kecelakaan Speedboat Awet Muda (3 Januari 2018)
Pada Rabu (3/1/2018) sekira pukul 17.30 WIB, Kapal speedboat Awet Muda terhantam ombak di Perairan Tanjung Serai Kabupaten Banyuasin.
Speedboat itu awalnya bertolak dari Karang Agung Ilir menuju Palembang. Terdapat 7 orang penumpang berada di atas atap kapal sedangkan 50 orang pelayar yang termasuk serang dan kenek berada di dalam ruang akomodasi.
Kuatnya hantaman ombak membuat bodi speedboat yang bermuatan penuh penumpang itu terbelah dan menyebabkan speedboat karam.
Di hari itu, 43 orang dinyatakan selamat, dua meninggal dunia, dan 11 lainnya menghilang. Pencarian korban oleh Basarnas terkendala oleh kondisi perairan Tanjung Serai Banyuasin yang dihuni banyak buaya.
Hingga Jumat (5/1/2018), 10 penumpang yang hilang ditemukan di perairan hulu sungai Banyuasin sekitar 3.5 mil laut dari lokasi kecelakaan, sedangkan 1 orang korban lainnya di hilir sungai musi sejauh 6 mil laut.
Secara keseluruhan akibat kecelakaan ini, sebanyak 13 penumpang meninggal dan kapal dalam kondisi rusak berat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bangkai-motor-dasar-danau-toba_20180628_220122.jpg)