Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Mahasiswi Jadi Korban Penyekapan, Dilecehkan dan Dibohongi Selama Beberapa Hari

Kasus tersebut bermula ketika korban mencari pekerjaan tambahan untuk membantu biaya kuliah

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
tribun timur
PELAKU PENYEKAPAN - Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana memberikan keterangan pers terkait pelaku penyekapan disertai rudapaksa mahasiswi Kaltara ditangkap. Pelaku DR (29) usai mendapat penanganan medis di RS Bhayangkara Makassar, usia ditembak polisi, Minggu (16/5/2026) dini hari.  

Ringkasan Berita:
  • Kasus bermula ketika korban mencari pekerjaan tambahan untuk membantu biaya kuliah.
  • Korban yang merupakan mahasiswi di salah satu kampus swasta di Makassar kemudian menemukan unggahan lowongan kerja baby sitter di Facebook.
  • Saat datang ke lokasi, pelaku pun beraksi

 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang mahasiswi menjadi korban penyekapan, kekerasan seksual hingga perampasan.

Mahasiswi asal Nunukan, Kalimantan Utara, itu disekap di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, setelah melamar pekerjaan sebagai baby sitter melalui Facebook.

Pelaku seorang pria  berinisial DR (29) kini telah ditangkap polisi saat berusaha melarikan diri ke Surabaya, Jawa Timur. 

Sedangkan korbannya berinisial MA (21) diduga disekap selama beberapa hari di sebuah rumah kontrakan kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Baca juga: Jemaah Haji Tegal Bawa Cobek di Koper, Petugas juga Temukan Tempe Orek 5 Kg dan Rokok 100 Slop

Pelaku DR diringkus tim Satreskrim Polrestabes Makassar saat turun dari kapal di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Sabtu (16/5/2026). 

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan, kasus tersebut bermula ketika korban mencari pekerjaan tambahan untuk membantu biaya kuliah.

Korban yang merupakan mahasiswi di salah satu kampus swasta di Makassar kemudian menemukan unggahan lowongan kerja baby sitter di Facebook.

Korban Tertipu Lowongan Kerja di Facebook

Menurut Arya, korban tertarik dengan lowongan tersebut lalu mengikuti petunjuk yang diberikan pelaku.

"Korban membaca di Facebook lalu tertarik, disuruh lah datang ke rumah (yang disewa) pelaku ini," ujar Arya, dikutip dari Tribun Timur, Minggu (17/5/2026).

Korban kemudian mendatangi rumah yang disewa pelaku di kawasan perumahan komersial Jalan Metro Tanjung Bunga pada Sabtu (9/5/2026).

Saat tiba di lokasi, pelaku menyampaikan bahwa pekerjaan baby sitter belum tersedia.

Pelaku lalu meminta korban bekerja lebih dulu sebagai asisten rumah tangga sambil menunggu panggilan kerja.

"Setelah dua hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga, di hari ketiga tiba-tiba pelaku ini masuk ke kamar korban dan mengancam dengan cutter untuk tidak berbicara, tidak berteriak," ungkap Arya.

Polisi menyebut korban tidak berdaya setelah diancam menggunakan senjata tajam. Pelaku kemudian diduga melakukan kekerasan seksual terhadap korban.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved