Kinerja Reksadana Campuran Tahun Ini Diyakini Dapat Naik hingga 7%
Mengutip Infovesta Utama, sepanjang tahun lalu, kinerja rata-rata reksadana campuran minus 2,09 persen
Dengan kondisi itu, Markam menilai, manajer investasi dituntut lebih cermat dalam mengelola portofolionya. “Kami coba manfaatkan lebih banyak saham sektor keuangan dan melakukan diversifikasi obligasi ke berbagai tenor,” ungkapnya.
Jemmy menyebut, Sucorinvest akan berusaha memaksimalkan saham-saham berkapitalisasi besar.
Hal itu diyakini dapat mendongkrak kinerja reksadana campuran yang dikelolanya.
Sebab, dia menambahkan, pertumbuhan IHSG diyakini akan lebih tinggi ketimbang indeks obligasi pada tahun ini.
“Saham-saham blue chip umumnya naik cukup pesat ketika indeks dalam tren bullish,” paparnya. (Kontan/Dimas Andi Shadewo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-ihsg_20181030_195940.jpg)