Akhir Tahun 2018, PT RFB Bukukan Volume Transaksi Melampaui Target 1 Juta Lot
PT Rifan Financindo Berjangka (RFB), berhasil membukukan total volume transaksi 1,178,427 lot di tahun 2018.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menutup tahun 2018, PT Rifan Financindo Berjangka (RFB), berhasil membukukan total volume transaksi 1,178,427 lot atau naik 93,08% dibandingkan tahun 2017.
Hal ini merupakan rekor baru dalam pencapaian kinerja perseroan dan melebihi target yang ditetapkan di awal tahun 2018 sebesar 1 juta lot.
Chief Business Officer PT Rifan Financindo Berjangka, Teddy Prasetya mengatakan, hasil kinerja yang memuaskan ini tercapai berkat kerja keras, dan fokus dari seluruh tim bisnis maupun operasional RFB yang berusaha memenuhi target, baik secara kuantitas maupun kualitas yang baik.
• Tahun 2019 Ini, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat Ditargetkan Danai 171.800 Rumah
• Wartawan Usul Bantuan Perumahan, Jokowi: Mau Tipe Berapa? Serius Ini
"Sepanjang tahun 2018, total volume transaksi RFB ditopang oleh pertumbuhan volume transaksi bilateral (Sistem Perdagangan Alternatif atau SPA) meningkat 81,19%, atau menjadi 886,699 lot. Sementara volume transaksi multilateral naik 141,19%, menjadi 291,728 lot hingga 31 Desember 2018," jelas Teddy, pada Tribunjateng.com, Minggu (20/1/2019).
Sampai akhir Desember 2018, lanjut Teddy, RFB berhasil menghimpun total 2.833 nasabah baru, tumbuh 33,51% dari tahun 2017 sebanyak 2.122 nasabah baru.
Peningkatan jumlah nasabah baru ini, seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap jasa perusahaan pialang PT Rifan Financindo Berjangka, serta peningkatan layanan di berbagai sisi.
"Transparansi menjadi urutan pertama dalam prinsip kerja kami, kedua adalah layanan yang memuaskan. Setiap marketing yang kami tugasi, membangun hubungan dengan nasabah harus menjadi rekan, atau mitra nasabah yang selalu siap sedia menjawab dan melayani kebutuhan transaksi secara profesional dan berintegritas," ungkapnya.
Terkait transparansi, menurut Teddy, RFB telah memfasilitasi sistem transaksi dengan SITNA (Sistem Informasi Transaksi Nasabah), yang telah disediakan oleh Kliring Berjangka Indonesia dan Bursa Berjangka Jakarta (BBJ).
• Mantan Napi Bentuk Koalisi, Wali Kota Berharap Bisa Mengurangi Angka Kejahatan di Semarang
Dengan adanya SITNA, setiap transaksi kontrak berjangka yang tercatat di bursa berjangka dapat dipantau oleh nasabah kapan pun dan di mana pun.
Di samping SITNA, saat ini RFB juga menyediakan fasilitas registrasi online, dan aplikasi transaksi berbasis aplikasi di IOS maupun android.
"Melalui sistem ini, nasabah bisa melakukan transaksi secara real time. Ke depan, semua proses akan didigitalisasi secara bertahap, sehingga semakin memudahkan nasabah dalam berinteraksi dan bertransaksi di RFB," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pialang-saham_20161212_173917.jpg)