Gelombang Tinggi Landa Perairan Semarang, Kasman Tak Tidur Semalaman
Senin (21/1/2019), ombak tinggi melanda perairan Semarang. Menurutnya, ombak pasang terjadi sejak kemarin pukul 17.00.
Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Jamal A Nashr
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasman (57) nelayan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, tidak bisa tidur memikirkan perahunya.
Ia khawatir perahunya rusak karena diombang-ambingkan ombak.
Semalam, Senin (21/1/2019), ombak tinggi melanda perairan Semarang.
Menurutnya, ombak pasang terjadi sejak kemarin pukul 17.00.
Semakin malam gelombang terus meninggi, hingga puncaknya pada pukul 21.00.
Ombak kembali tenang menjelang pagi pukul 05.00.
"Saya sampai tidak bisa tidur. Semalam ombaknya hampir setinggi dermaga," ujarnya, Selasa (22/1/2019).
Hari ini Kasman tidak melaut.
Ia memilih menambatkan perahunya.
Ban-ban bekas ia pasang di bibir dermaga tempat perahunya bersandar.
Hal itu untuk melindungi perahunya agar tidak rusak saat menghantam dermaga karena terbawa gelombang.
"Jangan melawan badai."
"Sebagian perahu milik nelayan sudah dipindah ke tempat yang gelombangnya tidak setinggi di sini," sebutnya.
Gelombang setinggi 1,5 hingga 2 meter siang ini melanda perairan Semarang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/nelayan-di-tambakrejo-kecamatan-gayamsari-kota-semarang-supermoon-gelombang-tinggi.jpg)