Hadiri Pelantikan Pengurus APSI, Bupati Karanganyar Ingatkan Para Pengawas Sekolah Jaga Idealisme
Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri pelantikan pengurus Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Karanganyar.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng Agus Iswadi
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri pelantikan pengurus Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Karanganyar.
Di acara tersebut, Juliyatmono mengingatkan para pengawas sekolah untuk menjaga idealisme sebagai intelektual di dunia pendidikan.
Acara Pelantikan Pengurus (APSI) Karanganyar Masa Bakti 2018-2023 berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Senin (28/1/2019) pagi.
Adapun sejumlah 21 pengurus yang dilantik sebagai pengurus APSI Masa Bakti 2018-2023, di antaranya, Ketua Harian APSI, Mujiono, Wakil Ketua, Agus Siswanto, Sekretaris, Sri Hartini dan Bendahara, Nunuk Sri Sulistiyowati.
• Hari Ini, 11 Tahun Wafatnya Soeharto, Peziarah di Astana Giribangun Karanganyar Tak Seramai Biasanya
Turut hadir pula Ketua APSI Jawa Tengah, Gatot Haryo Sutejo, Kepala Disdikbud, Tarsa serta para pengawas sekolah Karanganyar.
Dalam sambutannya, Juliyatmono mengatakan seusai dilantik semoga para pengawas sekolah dapat memberikan kontribusi guna meningkatkan kualitas guru di Karanganyar.
"Jangan sampai kebalik, pengawas kok malah diawasi guru," terang Juliyatmono.
Dengan memberikan masukan kepada guru-guru yang ada di Karanganyar, diharapkan dapat meningkatkan kualitas kompetensi guru.
Sehingga dikemudian hari, para guru yang berkualitas dapat menularkan ke peserta didik yang ada di sekolah masing-masing.
"Bagaimana ukuran kualitas para pendidik di Kabupaten Karanganyar?" tanya Juliyatmono.
Pasalnya, para guru itu tidak dirangking, selain itu juga tidak ada kompetisi.
Dia berharap, nantinya akan ada rangking bagi para guru yang ada di Karanganyar. Mengingat itu juga dapat digunakan untuk mengetahui ukuran kualitas pendidikan yang ada di Karanganyar.
Juliyatmono juga menganjurkan kepada para pengawas untuk menjaga dan memelihara idealisme sebagai intelektual di dunia pendidikan.
Sehingga dapat memberikan peluang kepada guru-guru supaya lebih kreatif, memiliki karakter, dan aktif menyampaikan pendapatnya.
Sementara itu, Kadis Disdikbud Karanganyar, Tarsa menambahkan, para pengawas sekolah itu dipilih guru-guru yang sudah matang (senior). Dengan begitu diharapkan dapat memberikan masukan serta pengawasan kepada guru-guru.
Disitulah pentingnya rekrutmen guru, karena itu juga menentukan kualitas guru dan pendidikan di Karanganyar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-karanganyar-juliyatmono-saat-memberikan-sambutan-apsi.jpg)