Kamis, 14 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mulai Buku Hingga Soal Tryout Hancur Terendam Air, Dampak Banjir di SMP Negeri 9 Batang

Karena kondisi sekolah dipenuhi lumpur pasca banjir, pelaksanaan tryout terpaksa dibatalkan untuk sementara waktu di SMP Negeri 9 Batang.

Tayang:
Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Beberapa guru dan siswa SMP Negeri 9 Batang memilah buku, surat, hingga soal ujian yang terendam air banjir, Senin (28/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Karena kondisi sekolah dipenuhi lumpur pasca banjir, pelaksanaan tryout terpaksa dibatalkan untuk sementara waktu di SMP Negeri 9 Batang.

Sekolah tersebut menjadi sekolah terparah akibat banjir yang melanda Kabupaten Batang, sejak Sabtu (26/1/2019) malam lalu.

Sekolah yang berada di Kelurahan Karangasem Utara ini bahkan harus menghentikan kegiatan belajar mengajar dikarenakan kondisi sekolah tersebut dipenuhi lumpur.

Bahkan juga tak sedikit dokumen dan buku hancur akibat terendam banjir bercampur lumpur.

Kepala SMP Negeri 9 Batang, Casyanto mengatakan, banjir yang melanda sekolahnya di tahun ini termasuk yang terparah.

Ketinggian genangan air bercampur lumpur di lingkungan sekolah tersebut mencapai 1 meter.

Dikatakannya, banyak surat-surat penting yang tersimpan di laci kantor sekolah, buku di perpustaan, termasuk juga soal untuk tryout, basah terendam air.

"Ada buku pelajaran siswa yang belum sempat kami distribusikan untuk semester dua hancur. Sementara ini kami ganti kegiatan dengan bersih-bersih sekolah. Seharusnya hari ini juga ada tryout ya terpaksa batal karena soal yang telah disiapkan juga basah," jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Batang Achmad Thaufik mengatakan, terdapat belasan sekolah yang terdampak banjir sehingga tidak bisa melakukan proses belajar-mengajar.

"Data pastinya kami belum terdata, tetapi perkiraan ada belasan sekolah yang terdampak banjir dan yang terparah sesuai laporan di SMP Negeri 9 Batang," ujarnya.

Taufiq menghimbau bagi sekolah yang terdampak banjir dan membutuhkan bantuan air bersih untuk bisa segera melapor ke pihaknya.

"Segera pula kami kirim mobil agar bisa cepat selesai dan kegiatan belajar mengajar bisa segera berjalan seperti biasa," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved