Investor Asing Percaya Masa Depan Ekonomi Indonesia bakal Cerah, Rupiah Kian Perkasa
pada Jumat (1/2/2019) pukul 16.30 WIB rupiah menguat 0,18 persen menjadi Rp 13.947 per dolar Amerika Serikat (AS).
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ekonom Sukor Sekuritas, Luthfi Ridho mengapresiasi pencapaian rupiah hari ini.
Menurutnya kemampuan rupiah hari ini karena aliran dana asing di sektor saham dan obligasi
Mengutip Bloomberg pada Jumat (1/2/2019) pukul 16.30 WIB rupiah menguat 0,18 persen menjadi Rp 13.947 per dolar Amerika Serikat (AS).
Dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) menguat 0,66 persen yakni Rp 13.978 per dolar AS.
Luthfi menilai Investor asing makin percaya dengan massa depan ekonomi Indonesia yang cerah.
Apalagi harga minyak dunia sedang dalam tren terkoreksi.
Sedangkan pada periode awal tahun ini impor minyak di Indonesia tidak ada sedang berkurang.
“Biasanya nanti menjelang lebaran baru impor untuk bahan bakan minyak (BBM),” kata Luthfi dilansir Kontan.co.id, Jumat (2/1/2019).
April nanti barulah pemerintah kemungkinan impor minyak.
Artinya sampai dengan tenggat waktu tersebut rupiah akan tetap menguat.
Ia menambahkan jika harga minyak terus terkoreksi otomatis dana asing akan terus masuk besar-besaran.
Katanya tidak menuntut kemungkinan bisa saja rupiah berada di level Rp 13.500.
Di sisi lain indeks dolar melemah karena permintaannya cederung stabil dan sedikit turun.
Ia mengapresiasi BI yang berani menjaga nilai rupiah tetap terapresiasi hari ini.
Selain itu, permintaan rupiah juga makin luber.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-nilai-tukar-rupiah.jpg)