Dinas Hingga Pemkab Demak Tak Responsif, Warga Berinisiatif Kerja Bakti Bersihkan Sungai
Kepala Desa Prampelan, Sayung, Demak, Jawa Tengah, Subhan mengeluhkan kondisi sungai Pucanggading lama yang dipenuhi sampah.
Penulis: Alaqsha Gilang Imantara | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Kepala Desa Prampelan, Sayung, Demak, Jawa Tengah, Subhan mengeluhkan kondisi Sungai Pucanggading lama yang dipenuhi sampah.
Apalagi, menurutnya, dinas terkait tidak pernah ada yang peduli terhadap kondisi tersebut.
"Daripada nunggu dinas turun kelamaan, akhirnya saya beserta perangkat desa dan warga setempat berinisiatif untuk membersihkan sungai setiap sampah menumpuk. Pokoknya setiap ada sampah kita bersihkan sungai," keluhnya, Jumat (8/2/2019).
• Nasib SDN Bedono 1 Demak di Pinggir Laut, Kelas Penuh Lumpur saat Banjir Rob Datang
Akibat sampah, air sungai menjadi limpas yang menyebabkan banjir menggenangi rumah warga dan tanaman menjadi rusak semua.
"Hari ini kami bersih-bersih sungai mulai jam 6 sampai jam 11. Dinas terkait seperti lempar-lemparan tidak ada yang bertanggungjawab memelihara sungai.Intinya warga mengeluhkan sungai tidak ada perawatan," tambahnya dengan nada kesal.
• Targetkan Pemuktahiran Data Pemilih saat H-60 Pemilu, KPU Demak Gelar Sosialisasi Pindah Pemilih
Menurutnya, sungai harus dibersihkan dan diberi talud supaya air tidak limpas.
Bila kondisi seperti ini terus-menerus, hal ini menunjukkan jika Pemerintah Kabupaten Demak saat ini gagal menyejahterakan warganya.
Ketika dikonfirmasi, kepala seksi Perairan Dinputaru Demak, Sutrisno, mengaku tidak memiliki wewenang dalam pemeliharaan sungai tersebut. Dirinya enggan berkomentar terkait hal itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-desa-prampilan-bersama-perangkat-desa-dan-warga-kerja-bakti.jpg)