Targetkan Pemuktahiran Data Pemilih saat H-60 Pemilu, KPU Demak Gelar Sosialisasi Pindah Pemilih

KPU Demak menggelar sosialisasi pindah pemilih untuk pemilu 2019 di Hotel Amantis Demak, Jumat (8/2/2019).

Targetkan Pemuktahiran Data Pemilih saat H-60 Pemilu, KPU Demak Gelar Sosialisasi Pindah Pemilih
TRIBUN JATENG/ALAQSHA GILANG IMANTARA
Komisioner KPU Demak sedang mensosialisasikan syarat dan tata cara pindah memlih di Hotel Amantis Demak, Jumat (8/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - KPU Demak menggelar sosialisasi pindah pemilih untuk pemilu 2019 di Hotel Amantis Demak, Jumat (8/2/2019).

Dalam kesempatan ini, KPU Demak mensosialisasikan prosedur pengurusan pindah memilih baik itu warga luar kota yang ingin mencoblos di Demak maupun sebaliknya.

Kegiatan diikuti perwakilan rumah sakit, ponpes, perusahaan, Dinnakerin, dan kampus di Demak.

Komisioner KPU Demak Divisi Perencanaan dan Informasi, Nur Hidayah mengatakan KPU Demak melakukan sosialisasi pindah memilih agar KPU Demak bisa memutakhirkan rakapitulasi data pemilih mulai dari Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Widyantoro Puas Performa PSIS Semarang saat Kalahkan Persibat Batang di Piala Indonesia

"Rekapitulasi Dptb yaitu dua kali H-60 paling lambat 17 Februari 2019 dan H-30 paling lambat 17 Maret 2019. Harapannya pemuktahiran DPT, DPTb atau DPK dapat terpenuhi pada H-60, kemudian pada H-30 dapat terpenuhi secara optimal,"ungkapnya kepada Tribunjateng, Jumat (8/2/2019).

Oleh karena itu, KPU Demak memberikan informasi dan sosialisasi kepada kelompok masyarakat dengan potensi kantong-kantong pemilih Dptb.

Dijelaskan, kelompok-kelompok masyarakat dengan potensi atau kantong Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) besar yaitu penghuni lapas/rutan, orang yang menjalankan tugas pada saat pemungutan suara, orang yang menjalani rawat inap di rumah sakit atau puskesmas.

Selanjutnya, penghuni rehabilitasi narkoba, perusahaan yang terdapat mesh (bekerja diluar domisili), ponpes, penyandang disabilitas yang menjalani perawatan di panti sosial, orang yang menjalani rawat inap di rumah sakit, dan warga terdampak bencana alam.

KPU Demak telah berupaya mendata pemilih tambahan (Dptb) dengan berkoordinasi dengan dinas terkait mulai dari Rutan, Kemenag, Dinnakerin, rumah sakit, dan Ponpes.

Halaman
12
Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved