Ratusan Pelajar Tanam Ribuan Pohon di Telaga Madirda Karanganyar
Ratusan pelajar SMA/SMK/ MA se-Kabupaten Karanganyar tanam 1.200 bibit pohon di sekitaran Telaga Madirda Ngargoyoso Karanganyar.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng Agus Iswadi
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Ratusan pelajar SMA/SMK/ MA se-Kabupaten Karanganyar tanam 1.200 bibit pohon di sekitaran Telaga Madirda Ngargoyoso Karanganyar.
Acara bertajuk Konservasi dan Penghijauan #5 merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan SMA Negeri Karangpandan dan kini menginjak tahun kelima.
Ratusan peserta sekitar 350 orang yang terdiri dari pelajar, Penyuluh Perhutani Indonesia serta relawan gunung berkumpul di sekitaran Telaga Madirda yang terletak di Desa Berjo Ngargoyoso Karanganyar, Sabtu (9/2/2019) pagi.
• Bupati Karanganyar Ingin Para Relawan yang Membantunya saat Pilkada Tak Segan Mengkritiknya
Seusai penanaman secara simbolik dari Pj Sekda Karanganyar, Sutarno yang mewakili Pemkab Karanganyar, masing-masing peserta yang terdiri dari 23 kelompok mulai berjalan menaiki bukit sambil membawa bibit pohon dan pupuk organik.
Sebelumnya, lubang galian tempat penanaman bibit sudah dipersiapkan, dibantu warga Desa Berjo Ngargoyoso.
Wakasek SMA N Karangpandan, Sutanto, mengatakan kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap tahunnya.
Sebagai Sekolah Adiwiyata, satu kriteria yang termasuk di dalamnya yakni, soal memelihara dan pelestarian lingkungan.
Selain itu juga acara ini bertujuan guna menanamkan kesadaran kepada para pelajar untuk memelihara keseimbangan alam.
Adapun tema yang diusung pada tahun kelima penyelenggaraan konservasi dan penghijauan, yakni Save Our Nature (Selamatkan Alam Kita).
Ketua Panitia, Miranda mengungkapkan, penyelenggaraan tahun ini ada yg berbeda dari tahun kemarin.
Apabila tahun kemarin hanya sekedar menanam, pada tahun ini sekaligus pemupukan bibit pohon yang ditanam tahun lalu.
"Nantinya juga ada Rencana Tindak Lanjut (RTL). Bekerja sama dengan setiap anggota ekstra kulikuler di SMA N Karangpandan untuk mengecek pemeliharaan bibit setiap satu bulan sekali," terang kepada Tribunjateng.com, Sabtu (9/2/2019) pagi.
• Bupati Juliyatmono Inginkan Produk Aquascape Karanganyar Lebih Dikenal Masyarakat
Bibit pohon diperoleh dari bantuan tim relawan gunung, Taman Hutan Ngargoyoso (Tahuna) serta setiap kelas di SMA N Karangpandan mengirim sejumlah 20 bibit pohon.
Pupuk yang digunakan ialah jenis pupuk organik.
Jenis bibit pohonya pun beragam, diantaranya bibit pohon ringin, pohon preh dan lain-lain.
Selanjutnya, Shiwi (17) dan Liya (16) Siswi asal SMA Mojogedang mengaku kali pertama ikut acara seperti ini.
"Seru, jadi tahu caranya merawat tanaman," jelas Shiwi
Ia berharap kepada generasi muda, turut ikut melestarikan alam serta menularkan semangat bercocok tanam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/shiwi-17-dan-liya-16-ikut-serta-menanam-bibit-pohon-dalam-acara-konservasi-dan-penghijauan.jpg)