Pemilu 2019

Pemilu 2019, Penjual Bambu di Salatiga Diuntungkan, Banyak Caleg Memesan untuk Rangka APK

Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, meliputi Pilpres dan Pileg membawa berkah bagi pedagang bambu yang ada di Kota Salatiga.

Pemilu 2019, Penjual Bambu di Salatiga Diuntungkan, Banyak Caleg Memesan untuk Rangka APK
TRIBUNJATENG/M NAFIUL HARIS 
Penjual bambu di ruas jalan Tuntang-Salatiga Rohmat (berkaos hitam) sedang melayani pembeli. Rata-rata peminat bambu yang ia jual adalah para calon anggota legislatif. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, meliputi Pilpres dan Pileg membawa berkah bagi pedagang bambu yang ada di Kota Salatiga.

Satu di antaranya Rohmat (55) penjual bambu di tepi jalan Tuntang-Salatiga. Menurutnya, selama memasuki awal kampanye hingga sekarang dalam sebulan ia mampu menjual ratusan batang bambu.

Rohmat mengatakan bambu yang ditawarkan dihargai per batang Rp 7 ribu. Pada hari biasa ia hanya mampu menjual maksimal 10 batang bambu kadangkala tidak laku sama sekali.

"Penjualan tetap sama kayak hari biasa, paling untung seribu rupiah per batang dari pembelian di supliyer Rp 6 ribu," terangnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (16/2/2019)

Dikatakan Rohmat ia tidak hanya menjual bambu batangan saja melainkan pula dalam bentuk telah bilah dan menerima pesanan khusus membuat rangka untuk pemasangan alat peraga kampanye.

Ia menyebutkan satu rangka untuk pemasangan alat peraga dihargai Rp 45 ribu. Harga itu kata dia, belum termasuk bambu yang belum dibelah hanya jasa pembuatan saja siap pasang.

"Saya bisa mendapatkan bambu dari penjual lain asal daerah Lopait, atau Bringin Kabupaten Semarang," katanya.

Rohmat mengaku telah berjualan bambu sekira empat tahun. Selain melayani pesanan pembuatan rangka sebagai penyangga alat peraga kampanye dia juga menjual kandang ayam, dan tempat jemuran pakaian yang semuanya terbuat dari bambu.

Sejak masa kampanye dalam sehari pendapatannya naik signifikan hingga Rp 300-500 ribu dibandingkan hari biasanya kadangkala juga tidak pasti.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved