Hadir di Deklarasi Pertiwi Semarang, Mbak Ita Bilang Sempat Merasa Was-was

Ita bersama simpatisan Pertiwi Semarang memiliki target kemenangan untuk Jokowi-Maaruf Amin sebesar 80%. Bahkan kalau bisa lebih dari itu

Hadir di Deklarasi Pertiwi Semarang, Mbak Ita Bilang Sempat Merasa Was-was
Tribunjateng.com/Faizal Affan
Wakil Walikota Semarang, Hervearita Gunaryanti Rahayu, sedang memberikan sambutan kepada puluhan simpatisan Pertiwi Semarang ketika sedang melakukan deklarasi di Hotel Aston Inn Pandanaran Semarang, Kamis (21/2/2019) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hervearita Gunaryanti Rahayu, atau yang kerap disapa Mbak Ita, sempat mengatakan was-was ketika menghadiri Deklarasi Perempuan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) Semarang, di Hotel Aston Inn Pandanaran Semarang, Kamis (21/2/2019) siang.

Perasaan was-was yang diucapkannya ini disebabkan saat deklarasi ada dua orang berkaus abu-abu bertuliskan Bawaslu yang mengawasi jalannya acara.

"Kalau lihat ke kanan kok rasanya was-was. Takut kena semprot. Walaupun saya hari ini sedang cuti. Tapi kalau lihat ke kiri adem. Karena banyak wartawan dan bisa masuk tv," tuturnya saat memberikan sambutan.

Sebagai Wakil Walikota Semarang, Ita tak ingin menyalahi aturan dari KPU perihal kedatangannya saat deklarasi. Maka hari deklarasi disesuaikan dengan surat izin yang dikeluarkan oleh KPU dan Bawaslu.

"Deklarasi yang kami lakukan atas izin KPU dan Bawaslu. Sehingga kami tidak menyalahi aturan. Termasuk saya sendiri juga harus ambil cuti. Sehingga bebas tugas," jelasnya.

Menurutnya, Pertiwi Semarang masih memiliki PR yang perlu segera diselesaikan. Ita ingin secara geriliya para simpatisan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Di Semarang ada enam Kecamatan yang tingkat partisipasi pemilihnya masih rendah. Maka para simpatisan Pertiwi Semarang harus lebih giat melakukan sosialisasi, supaya lebih banyak lagi yang menggunakan hak pilihnya," ucapnya.

Ita beranggapan, warga yang tinggal di enam Kecamatan tersebut dominan golongan menengah ke atas. Maka, jika ada hari libur maupun tanggal merah lebih dimanfaatkan untuk berwisata.

"Ya seharusnya nyoblos dahulu baru jalan-jalan. Maka itu jadi tugas kami untuk segera mengajak warga turut berpartisipasi," katanya.

Ita bersama simpatisan Pertiwi Semarang memiliki target kemenangan untuk Jokowi-Maaruf Amin sebesar 80%. Bahkan kalau bisa lebih dari itu.

"Minimal Kota Semarang bisa memenangkan Jokowi-Maaruf Amin sebesar 80%. Kami yakin bisa, asal strategi yang diterapkan tepat. Terutama untuk menepis berita-berita bohong yang kerap menyerang Capres 01," tegasnya.

Ita juga berharap para simpatisan Pertiwi Semarang harus hati-hati dalam melakukan kegiatan. Paling tidak harus mendapatkan izin dari KPU dan Bawaslu, karena menyangkut Pemilu.

"Kalau buat bazar dan pengobatan tidak boleh gratis. Bagi-bagi ATK juga minimal di harga Rp 60 ribu. Jadi jangan asal buat acara. Takutnya nanti itu jadi blunder," harapnya.(afn)

Penulis: faisal affan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved