Pengunjung Mengeluh Pasar Induk Kabupaten Brebes Semrawut dan Kumuh

Pasar Induk Kabupaten Brebes terkesan semrawut karena banyak pedagang yang membuka lapak hingga ke tepi jalan.

Pengunjung Mengeluh Pasar Induk Kabupaten Brebes Semrawut dan Kumuh
TRIBUN JATENG/M ZAENAL ARIFIN
Pengendara melintas di depan Pasar Induk Brebes, Minggu (24/2/2019). Pasar tersebut dikeluhkan karena kondisinya semrawut. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Pasar Induk Kabupaten Brebes terkesan semrawut karena banyak pedagang yang membuka lapak hingga ke tepi jalan.

Kondisi itu kerap dikeluhkan karena mengganggu lalu lintas.

Selain pedagang yang membuka lapak di tepi jalan di luar pasar, para pengayuh becak dan parkir kendaraan juga menambah kesemrawutan bagian luar pasar tersebut.

Bahkan, lalu lintas di area jalan pantura itu juga sering tersendat.

Seorang pengunjung, Sunarsih mengatakan, dirinya merasa tak nyaman saat belanja di Pasar Induk.

Selain semrawut karena bagian luar menjadi pasar tumpah, juga kondisinya yang kumuh.

"Padahal itu Pasar Induk, tapi semrawut dan kumuh. Harusnya bisa ditata lebih rapi lagi dan pedagang tidak berjualan di luar sampai ke jalan," keluhnya, Minggu (24/2/2019).

Seorang Anak Tenggelam di Sungai Pemali Brebes Belum Ditemukan, Pencarian hingga Radius 5 Kilometer

Kumuhnya pasar tersebut semakin terasa saat terjadi hujan. Beberapa bagian luar pasar menjadi becek berlumpur dan muncul aroma tak sedap.

"Saya berharap dilakukan penataan agar pengunjung betah berlanja di pasar. Apalagi, Pasar Induk ini kan jadi area penilaian Adipura juga," harapnya.

Semrawutnya bagian luar pasar juga dikeluhkan pengendara yang melintas.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved