Pengunjung Mengeluh Pasar Induk Kabupaten Brebes Semrawut dan Kumuh
Pasar Induk Kabupaten Brebes terkesan semrawut karena banyak pedagang yang membuka lapak hingga ke tepi jalan.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: suharno
"Yang namanya pasar tradisional ya begitu, semrawut dan kumuh. Hampir seluruh pasar tradisional di Brebes kondisinya sama," katanya.
Semrawutnya Pasar Induk Brebes, katanya, dikarenakan banyak pedagang yang membuka lapak jualan di luar pasar.
Ia mencatat ada 110 pedagang yang berjualan di luar pasar. Sehingga, hal itu sangat mengganggu baik lalu lintas maupun wajah pusat Kabupaten Brebes.
"Ada 110 pedagang yang di luar. Rencananya, kami akan melakukan penataan pedagang pada 2019 ini. Ke depan tidak ada pedagang lagi yang berjualan di luar," jelasnya.
• Dukung Sektor Perikanan, Dandim 0713 Brebes Tebar 20 Ribu Benih Ikan
Penataan tersebut dilakukan agar tidak ada lagi gangguan lalu lintas di jalan pantura yang disebabkan pengunjung maupun pedagang. Selain itu, agar wajah kota juga menjadi bersih dan rapi.
Terkait revitaslisasi, pihaknya belum berencana melakukan revitalisasi pada Pasar Induk.
Revitalisasi pada pada 2019 ini baru akan dikerjakan pada dua pasar tradisional yaitu Pasar Tanjung dan Bantarkawung.
Revitalisasi kedua pasar itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat masing-masing Rp 1,5 miliar.
"Kedua pasar itu sudah memprihatinkan. Nanti 80 persen pembangunannya dari keseluruhan bangunan pasar. Jadi sekalian direvitalisasi," ujar Maryono.
Revitalisasi tersebut sebagai bagian dari upaya penataan wajah Kabupaten Brebes agar tidak terkesan kumuh. Selain itu, juga untuk lebih menggiatkan aktivitas jual beli di pasar.
Maryono menambahkan, Dinkopumdag Brebes memperoleh DAK dari pemerintah pusat pada 2019 ini sekitar Rp 4,250 miliar.
Dana tersebut kemudian dialokasikan Rp 3 miliar untuk revitalisasi 2 pasar dan Rp 1,250 miliar untuk Bagian Metrologi untuk pengadaan alat tera ulang.
"Dengan adanya anggaran dari DAK ini kami berharap perwajahan pasar Tanjung akan lebih baik. Untuk pasar Tanjung kami konsen dengan peninggian pasar sekitar setengah meter, karena letaknya sudah di bawah bahu jalan raya. Kami sudah punya konsep gambarnya," tandasnya. (nal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pengendara-melintas-di-depan-pasar-induk-brebes.jpg)