Sepeda Motor Terbakar Karena Api dari Pembakaran Jerami, Polisi: Ini Ulah Orang Gila

Tumpukan jerami yang dibakar di pinggir jalan sebabkan jarak pandang pengendara terganggu dan rawan kecelakaan hingga akhirnya membakar 1 kendaraan.

Sepeda Motor Terbakar Karena Api dari Pembakaran Jerami, Polisi: Ini Ulah Orang Gila
Istimewa
Anggota Polsek Karangawen, Aiptu Sumarno bersama anggota Damkar padamkan api yang membakar sepeda motor di pinggir jalan raya Desa Wonosekar tepatnya sebelah timur SMP 2 Karangawen, Kamis (28/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Musim panen padi yang terjadi sejak beberapa pekan lalu ternyata sempat membuat polisi kerepotan.

Hal ini terjadi akibat adanya aksi pembakaran jerami seenaknya sendiri tanpa pedulikan keselamatan orang lain.

Akibat aksi pembakaran itu, asap dari jerami yang dibakar sempat menutupi jalan raya sehingga mengakibatkan sebuah sepeda motor milik Siti Arifatul Faiyah (29) terbakar di Desa Wonosekar Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak, Kamis (28/2/2019) jam 14.10 WIB.

Anggota Polsek Karangawen Aiptu Sumarno bersama anggota Damkar padamkan api yang membakar sepeda motor dan membawa barang bukti ke Mapolsek Karangawen meski kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

Kapolsek Karangawen AKP Sucipto mengatakan kejadian motor terbakar itu disebabkan jerami yang dibakar oleh orang gila di pinggir jalan raya Desa Wonosekar tepatnya sebelah timur SMP 2 Karangawen.

Bawaslu Demak Ajak Penyandang Disabilitas Turut Serta Awasi Pemilu 2019

"Bermula dari adanya asap jerami yang dibakar di pinggir jalan mengakibatkan jarak pandang terbatas dan mengakibatkan kecelakaan beruntun dan seorang pengendara sepeda motor
Yamaha Xeon terjatuh ke arah kiri tepat di jerami dan terbakar habis," ungkapnya saat ditemui tribunjateng di kantor Polsek Karangawen, Jumat (1/3/2019).

Sucipto menjelaskan kejadian akibat asap tebal dari terbakarnya jerami membuat sejumlah pengendara berjalan pelan karena terbatasnya jarak pandang.

Namun saat ketika hendak berjalan pelan, sepeda motor milik Siti ditabrak dari belakang oleh dua pengendara lainnya.

Berhubung benturan yang cukup keras, sepeda motor yang dikendarai oleh Siti Arifatul yang posisinya berada di depan terjatuh ke sebelah kiri jalan dan tepat di atas jerami yang terbakar.

Sucipto menuturkan identitas lengkap pengendara sepeda motor yaitu Siti Arifatul Faiyah (29), yang merupakan warga Desa Jragung, Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak.

Polsek Karangawen mengimbau kepada warga agar jangan menaruh jerami atau mengolah hasil panen di pinggir jalan sehingga mengganggu pengguna jalan yang lain.

"Saya koordinasi dengan pak camat supaya dibuatkan Peraturan Desa (Perdes) supaya tidak membakar jerami di pinggir jalan, karena bisa mengganggu pandangan orang yang lewat," pintanya.

Kamituwo Desa Tlogorejo, Solikhin (46), mengaku posisinya saat itu tidak di lapangan langsung.

Dia hanya mendapat kabar jika ada jerami di dipinggir jalan. Akhirnya ada orang gila lewat jalan dan membakar jerami.

"Saat itu sudah terjadi kebakaran, tadi sudah dirembug antar pengendar dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan," ungkapnya. (agi)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved