Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jawa Tengah

Sosok Avan Pemuda Tegal Jadi Sorotan Dunia Hacker Internasional, Dulu Pernah Jadi Korban

Avan pemuda 25 tahun dari Kabupaten Tegal berhasil mengharumkan nama Indonesia di panggung keamanan cyber (siber) internasional. 

Tayang:
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/DOKUMENTASI PRIBADI DANANG AVAN MAULANA
KONFERENSI DEF CON - Danang Avan Maulana (25), pemuda asal Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal saat mengikuti konferensi hacker kelas dunia DEF CON, di Marina Bay Sands Expo and Convention Centre, Singapura, pada 28-30 April 2026. Bukan sekadar hadir sebagai peserta, Avan dipercaya mempresentasikan risetnya dalam sesi bergengsi Demo Labs sebuah panggung yang hanya diisi individu-individu terpilih dari seluruh dunia dengan standar seleksi ketat. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Tidak ada yang tidak mungkin ketika terus berusaha, belajar dan berdoa untuk mewujudkan mimpi besar yang semula terasa sulit digapai namun pada akhirnya berhasil diraih. 

Inilah yang dirasakan sosok pemuda bernama Danang Avan Maulana, dari lereng Gunung Slamet, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal

Pemuda 25 tahun ini berhasil mengharumkan nama Indonesia di panggung keamanan cyber (siber) internasional. 

Baca juga: Operasi Bersama Perdana Awal Mei 2026, Satpol PP Kabupaten Tegal Sita 206 Batang Rokok Ilegal

BREAKING NEWS, Abi Jamroh Mundur dari Wakil Rais Syuriyah PWNU Jateng

Avan, sapaan akrabnya sukses mencatatkan prestasi membanggakan dengan tampil di konferensi hacker kelas dunia bernama DEF CON. 

Bukan sekadar hadir sebagai peserta, Avan dipercaya menjadi speaker untuk mempresentasikan risetnya dalam sesi bergengsi Demo Labs

Sebuah panggung yang hanya diisi oleh individu-individu terpilih dari seluruh dunia dengan standar seleksi ketat.

Avan menceritakan, ajang internasional yang dia ikuti itu digelar pada 28-30 April 2026 di Marina Bay Sands Expo and Convention Centre, Singapura. 

Konferensi DEF CON dikenal sebagai salah satu forum paling prestisius di dunia keamanan siber. 

Digagas sejak 1993 oleh Jeff Moss, ajang ini menjadi titik temu para hacker, peneliti, praktisi IT, hingga perusahaan teknologi dari berbagai belahan dunia. Mulai Asia, Amerika, Eropa, hingga Afrika.

"Ajang ini bagi saya seperti mimpi yang sudah lama diharapkan menjadi kenyataan."

"Apalagi saya hadir mengikuti sesi presentasi Demo Labs."

"DEF CON merupakan konferensi global yang di dalamnya ada berbagai sesi seperti presentasi riset, workshop, hingga challenge seperti CTF," jelas Avan kepada Tribunjateng.com, Jumat (15/5/2026). 

Avan bercerita, dalam presentasinya dia memperkenalkan proyek inovatif bernama Pretexta. 

Platform ini dirancang untuk mensimulasikan skenario social engineering, jenis serangan siber yang menjadikan manusia sebagai titik lemah utama dalam sistem keamanan.

“Inovasi Pretexta fokus pada peningkatan kesadaran dan kesiapan menghadapi ancaman berbasis manipulasi psikologis."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved