Gus In'am Ajak Mahasiswa USM Dakwah Digital
Di era informasi seperti saat ini, dakwah melalui digital dinilai mampu menjangkau khalayak lebih luas, terutama kaum milenial.
Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: galih pujo asmoro
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mahasiswa Universitas Semarang (USM) diajak berdakwah melalui media digital.
Di era informasi seperti saat ini, dakwah melalui digital dinilai mampu menjangkau khalayak lebih luas, terutama kaum milenial.
Ajakan ini disampaikan Dr KH in'ammuzzahidin MA saat mengisi materi Latihan Kader Kepemimpinan Islam (LKKI) bagi mahasiswa USM di Masjid Baiturrasyid Kampus USM.
Gus In'am sapaannya, kini juga aktif berdakwah melalui live Facebook setiap Selasa sore.
Kaum milenial yang selalu bersentuhan dengan dunia digital akan lebih mudah dijangkau dengan dakwah melalui media Youtube atau Facebook.
Sejumlah pendakwah kondang kini mulai melirik dakwah melalui digital.
Sebut saja KH Mustofa Bisri yang berdakwah melalui Youtube di GusMus Channel atau Ulil Abshar Abdala yang rutin ngaji Kitab Ihya Ulumuddin secara live di akun Facebooknya.
"Pesan dakwah saat ini bisa disampaikan melalui medsos, yang penting dakwah itu disampaikan menggunakan bahasa yang tidak menyinggung orang lain."
"Serta yang paling penting, tidak mengandung hoaks."
"Karena dakwah itu merangkul bukan memukul, ramah bukan marah," tutur Gus In'am, Jumat (8/3/2019).
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hidayah Penggaron itu mengatakan, selain menggunakan media digital penyampaian dakwah juga perlu teknik tertentu.
Hal itu untuk menghindarkan kejenuhan audien.
"Misalnya dengan menyampaikan hikayah atau cerita yang mampu menarik empati," ucapnya.
Kegiatan LKKI ini diselenggarakan di Masjid USM dan Omah Bantir Sumowono mulai tanggal 7 sampai 10 depan.
LKKI merupakan kegiatan pengkaderan bagi mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Islam (Fokmi) USM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dr-kh-inamuzzahidin-kanan-saat-menyampaikan-materi-lkki-di-masjid-usm.jpg)