Kades Girimulyo Diduga Pungli Prona PTSL 2017, Begini Respon Kejari Karanganyar

Kejari Karanganyar memproses dugaan tindak pidana korupsi dan pungli Prona PTSL Tahun 2017 yang melibatkan kepala desa di Ngargoyoso Karanganyar.

Kades Girimulyo Diduga Pungli Prona PTSL 2017, Begini Respon Kejari Karanganyar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Warga Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Karanganyar, Kamis (14/3/2019) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar memproses dugaan tindak pidana korupsi dan pungutan liar (pungli) Prona PTSL Tahun 2017 yang melibatkan kepala desa di wilayah Ngargoyoso Karanganyar.

Itu dilakukan seusai puluhan warga Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar menyambangi Kantor Kejari Karanganyar, Kamis (14/3/2019) siang.

Unjuk rasa itu sekaligus melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dan penambahan alat bukti kasus pungli Prona PTSL 2017, yang diduga dilakukan Kades Girimulyo.

Kajari Karanganyar, Suhartoyo mengatakan, selama 9 bulan pihaknya telah melakukan penyidikan dalam kasus ini.

Karena menyangkut kepala desa aktif, namanya aparatur pemerintah daerah kalau ada yang melakukan pelanggaran harus dikoordinasikan dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

"Tersangka tinggal menetapkan, tapi sudah jelas indikator calon tersangka," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (14/3/2019) siang.

Ia mengungkapkan, kerugian terkait bantuan yang tidak dikelola sekitar Rp 300 juta, tapi ini baru sementara.

"Apapun harus kami tuntaskan, agar tidak bolak-balik timbul laporan baru. Termasuk PTSL juga kami dalami," imbuhnya.

Adapun perihal laporan, ia menuturkan, laporannya sudah multi, penyimpangan pengelolaan dana desa yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Sehingga kami masuk, temukan indikasi. Kami berkoordinasi dengan Inspektorat, memang betul ada temuan, memang betul ada fakta. Ada pekerjaan yang memang seharusnya dikerjakan tidak dikerjakan (fiktif), ada yang dikerjakan tapi sebagian tidak selesai tapi pertanggungjawabannya 100 persen," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved