Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Manggis Asal Paninggaran Pekalongan Tembus Pasar Timur Tengah hingga Belanda

Potensi perkebunan manggis di Kecamatan Paninggaran tersebut hingga kini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.

Penulis: budi susanto | Editor: galih pujo asmoro
Tribun Jateng/Budi Susanto
Petani manggis di Desa Paninggaran Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan, tengah melakukan penen raya, Kamis (14/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan yang berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara memiliki potensi perkebunan yang menjadi primadona ekspor beberapa negara.

Misalnya buah manggis di Kecamatan Paninggaran, di mana setiap tahunnya dikirim ke Tiongkok, Timur Tengah hingga Belanda.

Potensi perkebunan manggis di Kecamatan Paninggaran tersebut hingga kini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.

Supeno (38) satu di antara petani manggis di Desa Paninggaran, mengaku bisa meraup keuntungan Rp 3 juta dari setiap pohon manggis yang ia miliki.

"Saya punya 15 pohon manggis dan semuanya produktif, panen raya Maret hingga April mendatang setiap pohon bisa menghasilkan 3-4 kuintal jika dirata-rata mencapai Rp 3 juta," jelasnya, Kamis (14/3/2019).

Supeno mengatakan, hasil panen hanya bisa dijual ke pengepul yang ada di Kecamatan Paninggaran karena ia buta akan pasar ekspor.

"Saya jual borongan ke pengepul, kalau kualitas buah biasa dihargai Rp10 ribu per kilogram, sedangkan kualitas super Rp 24 ribu hingga Rp 25 ribu."

"Pengepul biasanya melakukan sortir untuk kemudian dikirim ke tempat pengemasan yang ada di Jawa Barat untuk diekspor," ujarnya.

Supeno menuturkan tak pernah mengalami kesulitan dalam merawat pohon manggis yang ada di kebunnya.

"Pohon manggis tidak perlu perawatan khusus, hanya hama tupai saja kendalanya."

"Terkait persediaan pupuk di desa juga mencukupi," paparnya.

Sementara Kepal Desa Paninggaran, Rusdiyono menjelaskan terdapat 900 pohon manggis di Desa Paninggaran yang bisa dipanen setiap tahunnya.

"Kalau pohon manggis muda yang belum produksi buah ada 5.600 pohon, jika ditotal ada 6.500 pohon."

"Beberapa tahun mendatang kami yakin Kecamatan Paninggaran bisa menjadi sentra manggis," imbuhnya.

Dipaparkan Rusdiyono terdapat 15 desa penghasilan manggis di Kecamatan Paninggaran, di mana sekali panen bisa mencapai puluhan ribu ton.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved