Ini Alasan Mbah Moen Pilih Suharso Monoarfa Jadi Plt Ketua Umum PPP
Ketua Majelis Syariah PPP, KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen, memperkenalkan Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa ke warga sekitar Ponpes Al Anwar Sarang
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Ketua Majelis Syariah PPP, KH Maimoen Zubair, memperkenalkan Plt Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa, ke masyarakat sekitar Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah, Rabu (27/3/2019).
Acara yang digelar di depan rumah ini dipandu langsung oleh Mbah Moen, sapaan akrab Kiai Maimoen Zubair.
“Pemilihan Ketua Umum PPP tidak pernah seperti ini.
Sebelumnya saya izin juga ke Pak Mardiono (sebagai salah satu Waketum yang berhak menjadi Plt Ketum),” kata Mbah Moen.
Mbah Moen juga mengatakan bahwa ia memilih Suharso karena sejumlah alasan.
Di antaranya kedekatan Suharso dengan Presiden Joko Widodo karena menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Preisden (Watimpres).
Apalagi Mbah Moen memang mendukung Jokowi karena dinilai mampu menurunkan kemiskinan dan menghilangkan kelaparan.
“Saya seneng PPP (mendukung) ke Pak Jokowi, karena Pak Jokowi membangun Indonesia sampai sekarang kelaparan tidak ada,” tandas Mbah Moen.
Suharso dalam pidatonya menyampaikan terima kasih kepada Mbah Moen yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin partai di kondisi yang kurang ideal seperti saat ini.
Hanya kurang dari satu bulan menjelang pencoblosan, Suharso diharuskan untuk membenahi partai.
“Elektabilitas PPP saat ini masih cukup baik.
Per hari ini insyalllah kita masih bisa mendapatkan 4 persen.
Setiap dapil kami analisa dan kami melakukan kerja yang terukur dan metodologis,” tandas Suharso.
Dalam kesempatan ini, Suharso juga memperkenalkan yel-yel “Yuk Coblos PPP” yang pernah populer di masa lalu.
Para kader pun meneriakkan yel-yel ini bersama Mbah Moen.
Suharso Monoarfa ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP pada 16 Maret lalu.
Dia menggantikan Romahurmuziy atau Romy yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dalam seleksi jabatan di Kementerian Agama.
Penunjukan Suharso sebagai Plt atas kesepakatan bersama yang diambil melalui rapat pengurus harian DPP PPP yang juga dihadiri para Ketua Majelis PPP.
"Majelis Syariah mengusulkan dan meminta kepada Bapak Muhammad Suharso Monoarfa untuk menjadi Plt Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan dalam rangka menyelamatkan partai," kata Wakil Ketua Umum PPP Reni Marlinawati di kantor DPP PPP, Sabtu (16/3/2019).
Reni menyampaikan, bahwa dalam AD/ART partainya telah diatur wakil ketua umum harus menggantikan ketua umum yang diberhentikan.
Namun, berdasar kesepakatan bersama pengurus harian, wakil ketua umum, dan fatwa Majelis Syariah, disetujui Suharso Monoarfa sebagai Plt.
Dalam waktu dekat, PPP akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) untuk mengukuhkan Suharso sebagai Plt Ketua Umum. (tribunjateng/goz)
• Viral Ketua Koppasandi Salatiga Mengundurkan Diri, Yulianto Hanya Memberi Tanggapan Singkat
• Debat Panas, Rhenald Kasali Bantah Rocky Gerung: Anda Harus Banyak Baca Buku
• Jokowi Ingatkan jangan Pilih Pemimpin Coba-coba, Fahri Hamzah: Prabowo Ikut Bawa Dia Ke Jakarta
• Tergiur Tawaran Jadi Model, Gadis di Jepara Ini Malah Disetubuhi dan Direkam Pakai HP
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mbah-moen-2.jpg)