Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

TMMD Sengkuyung Tahap 1 Selesai Sesuai Target, Kades Wonokeling: Alhamdulillah Sangat Membantu

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap 1 tahun 2019 di Desa Wonokeling Kecamatan Jatiyoso Karanganyar secara resmi ditutup, Rabu

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
Istimewa
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menandatangani prasasti betonisasi cor jalan di Desa Wonokeling Kecamatan Jatiyoso Karanganyar, Rabu (27/3/2019).  

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap 1 tahun 2019 di Desa Wonokeling Kecamatan Jatiyoso Karanganyar secara resmi ditutup, Rabu (27/3/2019).

Sesuai Program TMMD Reguler ke-104 dan Sekuyung Tahap 1 2019, program ini telah berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai 26 Februari-27 Maret 2019.

Dalam pengerjaan program TMMD tersebut melibatkan sebanyak 115 orang yang terdiri dari Satgas TMMD, Polri, Ormas dan masyarakat setempat.

Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Andi Amin Latama mengungkapkan, dalam program ini melibatkan sebanyak 40 Satgas TMMD.

"Kebanggaan bagi saya, mengingat desa (Wonokeling) ini masyarakatnya guyup dan gotong royongnya tinggi," katanya kepada Tribunjateng.com, Rabu (27/3/2019).

"Dua kali saya sowan (berkunjung) ke sini. Saya tergugah bagaimana masyarakat bahu membahu bersama TNI dan kepolisian serta organisasi masyarakat," lanjut Dandim 0727 Karanganyar itu.

Ia mengatakan, TMMD Tahap 1 ini selesai sesuai target. Adapun pertimbangan pemilihan tempat TMMD ini berasal dari usulan masyarakat.

"Yang mana masyarakat (Desa Wonokeling) masih membutuhkan perbaikan akses jalan guna mempermudah aktifitas dan akses pertanian," jelasnya.

Sementara itu, Kades Wonokeling, Sutimin menuturkan, pembangunan sasaran fisik di sini berupa pengecoran jalan, pembuatan gorong-gorong dan talud.

"Titik pertama yakni, jalan penghubung Dusun Wonokeling menuju Dusun Selobentar sepanjang 900 meter. Sedangkan di titik kedua penghubung jalan Dusun Ngeseb, Duwetan dan Kemengan sepanjang 600 m," jelasnya

"Itu (perbaikan jalan) supaya hasil pertanian (jagung, ketela, dan sayur) bisa diangkut. Kalau dulu dipikul menggunakan keranjang, dikarenakan permukaan jalannya masih tanah. Alhamdulillah sekarang sangat terbantu, jadi bisa diangkut menggunakan kendaraan," lanjut Sutimin.

Selain itu, ada juga pembuatan gorong-gorong di 8 titik dan talud di 2 titik.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved