Ternyata Ada Taman Makam Khusus Kucing dan Satwa Lain di Jakarta, Segini Biaya Makam dan Perawatan
Taman Makam Satwa Pondok Pengayom Satwa di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.
TRIBUNJATENG.COM - “Nyolong McD-nya Ibu, nyolong donut, nyolong roti tawar ... Nyolong hati kita. Jojo (2006-2015). Sahabat, keluarga, see you in heaven buddy,” demikian kalimat yang tertulis dalam batu nisan berukuran mungil.
“Innalilahi wa innailaihi rajiun. Unyil. Thanks for guarding our family. Love, bunda & K’Sheba,” kalimat yang tertulis di nisan lainnya disertai foto seekor anjing yang tampak menggemaskan.
Kalimat-kalimat terebut tentunya tak lazim ditemui di nisan-nisan pada umumnya.
• Yusril Beberkan Percakapan Whatsapp dengan Habib Rizieq Soal Keislaman Prabowo Lemah, Habib Bantah
• Satu Korban Meninggal Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu di Ngawi Berasal dari Semarang
• Cak Nun Ajak Memahami Isra Mikraj sebagai Proses Perjalanan Hidup
Namun kalimat-kalimat semacam itu terpahat di ratusan makam satwa di kompleks Taman Makam Satwa Pondok Pengayom Satwa di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.
Tak hanya kalimat-kalimatnya, sebagian batu nisan di taman makam ini juga memiliki bentuk yang tak kalah unik.
Mulai dari bentuk kepala kelinci, bulat, hingga dihiasi foto hewan peliharaan yang terkubur di makam tersebut.
Menurut Tukidjo, ada sekitar 700 makam yang ada di komplek taman makam ini.
“Untuk bisa menguburkan hewan peliharaan di sini, pemilik harus membayar minimal Rp 400.000 lalu setiap tahun ada biaya perawatan Rp 75.000,” kata Tukidjo.
Melalui proses pemakaman yang layak ini, pemilik menunjukkan rasa cintanya pada hewan-hewan peliharaannya.
Kremasi Hewan
Seorang wanita muda terlihat membawa kantong besar bermotif bunga ke Pondok Pengayom Satwa, Ragunan, Jakarta Selatan.
Ia terus menundukkan kepalanya seperti tengah menyembunyikan matanya yang merah dan wajahnya yang sedih.
Ia berdiri di depan loket administrasi cukup lama. Sari, seorang petugas Pondok Pengayom Satwa menyebut, wanita bernama Priska tersebut tengah mengurus administrasi untuk proses kremasi anjing peliharaannya yang baru saja mati.
Tak lama kemudian seorang petugas meminta kantong besar bermotif bunga yang ternyata berisi jasad anjing mungil bernama Merry.
Petugas meletakkan Merry di atas timbangan untuk mengetahui bobotnya. Petugas kremasi, Tukidjo mengatakan, untuk kremasi jasad hewan berbobot 5 kilo, pemilik harus membayar tarif sekitar Rp 300.000. Ada tarif tambahan jika bobot hewan lebih dari 5 kilo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pusara-di-makam-satwa-di-komplek-taman-makam-satwa-pondok-pengayom-satwa-ragunan-jakarta-selatan.jpg)