Jalan Kaligawe Tergenang Air, Antrean Kendaraan di Pantura Capai 5 Kilometer
Sopir truk tampak kesal lantaran macet tak kunjung usai. Mereka harus bersabar hingga berjam-jam sebelum lepas dari kemacetan
Penulis: Alaqsha Gilang Imantara | Editor: galih pujo asmoro
Pengguna sepeda motor, Sunardi, mengatakan dirinya terpaksa mengendarai sepeda motor di pinggir jalan Onggorawe agar tidak terjebak macet.
Menurutnya, jika dipaksakan motornya akan macet atau mogok di tengah jalan.
Sejak semalam, banjir sudah memenuhi permukaan jalan dan pemukiman di 6 Desa Kecamatan Sayung masing-masing Desa Dombo, Prampelan, Bulusari, Sayung, Kalisari, dan Waru.
Camat Sayung Demak, Sugeng Pujiono mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan secara resmi terkait banjir di wilayahnya.
Meski begitu dia terus berkoordinasi dengan desa dan memantau setiap perkembangan situasi di lapangan.
"Kami belum menerima laporan secara resmi dikarenakan banjir masih bisa diatasi desa."
"Informasi banjir yang saya terima di Desa Dombo, Bulusari, Kalisari, Waru, Prampelan dan Sayung," ujar Sugeng saat dikonfirmasi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Agus Nugroho menambahkan, banjir telah menyebabkan di beberapa ruas jalan Pantura dan beberapa Desa di kecamatan Sayung tergenang.
Namun demikian, banjir kali ini belum masuk kategori darurat.
"Tindakan nyata BPBD Demak baru sebatas pemantauan di lokasi lokasi terdampak, belum ada evakuasi maupun penyiapan lokasi pengungsian,"ungkap Agus saat dikonfirmasi. (Alaqsha Gilang Imantara)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/banjir-di-pantura-macet-di-pantura.jpg)