Santri di Pesantren Dar Al-Quran Tegal ke Ganjar: Sarang di Mana
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama wakilnya, Taj Yasin mengunjungi Kabupaten Tegal, Kamis (11/4/2019).
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: galih pujo asmoro
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama wakilnya, Taj Yasin mengunjungi Kabupaten Tegal, Kamis (11/4/2019).
Kunjungan pucuk pimpinan Jateng ke Tegal itu untuk memberi insentif pada ribuan tenaga dan pengajar agama.
Pemberian insentif itu berlangsung di Pesantren Dar Al-Quran, Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal.
Selain Ganjar dan Gus Yasin, turut hadir juga Bupati Tegal Umi Azizah dan sejumlah tokoh agama.
Tidak hanya memberi bantuan, ganjar juga berdialog dengan santri.
Pada para santri, ia mencari seorang hafidz dari pesantren tersebut.
Tak lama kemudian, santri yang bernama Ahmad Fudori maju ke panggung.
Ganjar menanyakan pada Afud, sapaan santri tersebut, sudah berapa lama menghafal Alquran.
"Kurang lebih, 3.5 tahun saya menghafal di sini (Pesantren Dar Al-Quran Al Islami)," jawab Afud.
Ganjar lantas melanjutnyak pertanyaannya, terkait cita-cita Afud.
Afud mengaku ingin jadi kiai ataupun tokoh agama.
Ia juga ingin nyantri lagi di pesantren lain.
"Pesantren dimana?, Mau Pesantren di Sarang? Kamu kenal KH Maimun Zubair kan," tanya Ganjar.
Rupanya, Afud tidak tahu di mana Sarang namun ia tahu sosok KH Maimoen Zubair.
"Sarang di mana?" tanyanya polos.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gubernur-jateng-ganjar-prabowo-kunjungi-pesantren-di-tegal.jpg)