Avatar : Film Setting Tahun 2154, Kala Manusia Kehabisan SDA dan Bumi
Selasa (30/4/2019) pukul 21.00 WIB kemarin, Big Movies GTV akan menayangkan film Avatar.
TRIBUNJATENG.COM -- Selasa (30/4/2019) pukul 21.00 WIB kemarin, Big Movies GTV akan menayangkan film Avatar.
Film yang booming saat tayang di bioskop itu dibintangi oleh Sam Worthington.
Dikutip dari Wikipedia, Selasa (30/4/2019), 'Avatar' adalah film fiksi ilmiah asal Amerika Serikat yang dirilis pada 2009.
James Cameron berperan sebagai sutradara, produser (bersama Jon Landau),serta penulis naskah.
Film Avatar dibintangi Sam Worthington, Zoe Saldana, Stephen Lang, Michelle Rodriguez, hingga Sigourney Weaver.
Film 'Avatar' mengambil setting waktu pada tahun 2154 di mana manusia sudah menghabiskan sumber daya alam dan bumi.
Ia menyebabkan krisis energi yang sangat parah di bumi.Sebuah organisasi Administrasi Pengembangan Sumber Daya (RDA) menambang mineral berharga, yakni unobtanium.
RDA melakukan penambangan itu di Pandora, planet bulan berpenghuni dan memiliki hutan lebat dalam sistem bintang Alpha Centauri.
Pandora memiliki atmosfer yang beracun bagi manusia.
Pandora memiliki penduduk asli yakni suku Navi yang merupakan spesies humanoid dengan tinggi rata-rata 3 meter.
Suku Navi yang berkulit biru hidup selaras dengan alam dan menyembah seorang dewi bernama Eywa.
Untuk menjelajahi biosfer Pandora, para ilmuwan menggunakan hibrida dari makhluk Navi yang disebut "avatar".
Hibrida Navi itu dioperasikan oleh manusia dengan mencampurkan genetik.
Jake Sully menggantikan mendiang saudara kembarnya sebagai operator untuk menciptakan satu avatar.
Dr. Grace Agustinus, kepala program avatar, menganggap Sully sebagai pengganti yang tidak memadai.