Pedagang Pasar Senggol Sugihwaras Kota Pekalongan Minta Pemkot Tidak Obok-obok Lapak
Jalan sempit dan lapak pedagang di kanan kiri menjadi pemandangan keseharian pedagang di Pasar Sugihwaras Kota Pekalongan.
Penulis: budi susanto | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Jalan sempit dan lapak pedagang di kanan kiri menjadi pemandangan keseharian pedagang di Pasar Sugihwaras Kota Pekalongan.
Pasar yang sering disebut sebagai pasar senggol tersebut terletak di sisi kiri Jalan Dr Cipto Mangunkusumo.
Tahun ini Pemkot setempat berencana akan mengubah pasar senggol itu menjadi pusat kuliner dan fashion Kota Pekalongan.
Sejumlah pedagang pun menanggapi hal tersebut, bahkan beberapa pedagang menganggap alih fungsi pasar senggol membuat pedagang kesulitan mencari rejeki.
"Kenapa lapak pedagang kecil seperti kami selalu diobok-obok, sudah pembeli sepi, sekarang mau diubah menjadi pusat kuliner dan fashion, lalu kami harus berdagang di mana," jelas Sutrisno (45) pedagang onderdil sepeda motor di Pasar Sugihwaras, Sabtu (4/5/2019).
Ia menuturkan, mayoritas pedagang yang membuka lapak di pasar senggol berdagang onderdil otomotif bekas dan elektronik.
"Memangnya tidak membutuhkan modal jika beralih menjadi pedagang fashion atau kuliner, hingga sore saja belum ada pembeli apa iya pemerintah tidak memperhatikan nasib kami, kami juga warga Kota Pekalongan bukan warga luar," jelasnya.
Terpisah Kepala Dindagkop UMKM Kota Pekalongan, Zainul Hakim, menuturkan, Pemkot sudah menyiapkan dana Rp 7 miliar untuk pembangunan Pasar Sugihwaras.
"Pembangunan akan dilakukan secara bertahap, karena perencanaan sudah dibuat. Kemungkinan akan dilaksanakan tahun ini," imbuhnya.
Dilanjutkannya, pembangunan akan diselesaikan pada tahun 2020 mendatang dengan total dana Rp 12 miliar.
"Tahap pertama kami siap Rp 7 miliar, sedangkan tahap kedua tahun depan akan kami siapkan Rp 5 miliar untuk pembangunan pusat fashion dan kuliner," ujar Zainul.
Ia menambahkan, pedagang di Pasar Sugihwaras akan dipindah ke pasar senggol di daerah Kuripan Yosorejo Pekalongon Selatan.
"Pembangunan juga akan dilaksanakan tahun ini, untuk pembangunan awal kami akan bangun tiga blok dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD Kota Pekalongan senilai Rp 4,1 miliar," tambahnya.(*)