Direktur Utama dan Direktur PD BKK Pringsurat Dituntut 16 Tahun Penjara

Setelah dua kali sidang ditunda, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Temanggung akhirnya menuntut dua pejabat PD BKK Pringsurat yakni mantan Direktur utama

Direktur Utama dan Direktur PD BKK Pringsurat Dituntut 16 Tahun Penjara
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Direktur Utama dan Direktur PD BKK Pringsurat Dituntut 16 Tahun Penjara 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setelah dua kali sidang ditunda, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Temanggung akhirnya menuntut dua pejabat PD BKK Pringsurat yakni mantan Direktur utama Suharno, dan mantan Direktur Riyanto di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (6/5/2019).

Berkas tuntutan dibacakan tim JPU yakni Sabrul Iman, Bekti Wicaksono, Agustinus Dian Leo Putra, Arga Maramba, Wisnu Hayu Kurniawan, Robetus David Mahendra, dan Adi Wiratmoko secara bergantian.

Berkas yang dibacakan JPU berjumlah 1102 halaman.

JPU mengatakan berdasarkan laporan kondisi keuangan PD BKK Pringsurat darui total dana penyertaan modal pemerintah, ana masyarakat, dana antar bank pasiva dan dan lainnya sebesar Rp 123.440. 403.296.

Namun dari laporan audit umum KAP Darsono dan Budi Cahyo Santoso, tanggal 4 April 2018 posisi kas PD BKK Pringsurat per 31 Desember 2017 sebesar Rp 1.888.991.800 maka dana PD BKK Pringsurat sebesar Rp 121.551. 411.496.

"Berdasarkan laporan hasil perhitungan kerugian negara oleh KAP Chris Hermawan, tanggal 2 Januari 2019 diperoleh kesimpulan bahwa total dana penyertaan modal pemerintah, dana masyarakat, dana antar bank pasiva, dan dana lainnya sebesar Rp 123.440.403.296," jelasnya.

Namun, kata JPU, dana yang dikeluarkan sesuai ketentuan sebesar Rp 9.078.035.596.

Tetapi dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sehingga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 114.362.367.700.

"Menjamin perlindungan masyarakat yang menyimpan dananya, pemerintah provinsi Jawa Tengah, dan pemerintah Kabupaten Temanggung bertanggung jawab kepada masyarakat dengan melakukan pengembalian sebesar Rp. 9.500.966.305,"jelasnya.

Selain itu, kedua terdakwa tersebut juga melakukan penyalahgunaan kewenangan menggunakan uang cash back (pengembalian) dari koperasi sebesar Rp 433.241.573.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved