Permintaan PKL Buka Lapak 24 Jam di Bulan Ramadan Ditolak Pemkot Pekalongan

Satpol PP Kota Pekalongan lakukan pendataan terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang nekat membuka lapak 24 jam saat Bulan Ramadhan

Permintaan PKL Buka Lapak 24 Jam di Bulan Ramadan Ditolak Pemkot Pekalongan
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Personil Satpol PP Kota Pekalongan melakukan penertiban PKL di Alun-alun Kota Pekalongan, Senin (6/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Satpol PP Kota Pekalongan lakukan pendataan terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang nekat membuka lapak 24 jam saat Bulan Ramadhan.

Diketahui PKL Kota Pekalongan beberapa waktu lalu mengajukan permohonan untuk membuka lapak selama 24 jam di Bulan Ramadhan.

Namun menurut Kasatpol PP Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso, permintaan tersebut ditolak oleh Pemkot Pekalongan.

"Pemkot menolak permintaan tersebut, maka dari itu kami terus melakukan monitoring, kami berharap para PKL mengikuti peraturan yang sudah dibuat di mana diperbolehkan buka pukul 15.00 WIB," katanya, Senin (6/7/2019).

Ia menuturkan, saat dilakukan monitoring, didapati beberapa PKL di Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Gajah Mada masih membuka lapaknya dari pagi hari.

"Siang ini kami akan dokumentasikan terlebih dahulu, nanti malam akan kami datangi dan memperlihatkan dokumentasi tersebut kepada PKL yang melanggar sebagai peringatan, kalau tetap nekat tentunya akan kami lakukan penindakan," ujarnya.

Budi menambahkan, Satpol PP Kota Pekalongan akan terus melakukan monitoring untuk menegakan aturan.

"Kami tidak serta-merta melakukan penyitaan, karena kami lebih menekankan sosialisasi terlebih dahulu ke para PKL. Namun jika masih membandel tentunya akan kami lakukan penindakan," tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved