Sinopsis Film Pariban Idola dari Tanah Jawa, Ketika Moan Harus Dijodohkan dengan Saudara di Kampung
Sinopsis film Pariban mengangkat sebuah cerita tentang perjodohan dengan Pariban, atau saudara sepupu. Moan, adalah pemuda Batak berumur 35 tahun.
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Film drama komedi yang mengangkat budaya Batak akan tayang di Bioskop Indonesia mulai besok Kamis (9/5/2019).
Film tersebut berjudul Pariban Idola dari Tanah Jawa, mengangkat sebuah cerita tentang perjodohan dengan Pariban, atau saudara sepupu.
Berikut ini adalah sinopsis film Pariban Idola dari Tanah Jawa :
Halomoan B. Sitorus atau yang akrab disapa Moan, adalah pemuda Batak berumur 35 tahun.
Ia lahir di Jakarta, besar di Bandung.
Ia tumbuh jadi pemuda yang sukses, tajir dan digilai banyak wanita, namun dia tak punya keinginan untuk berkomitmen serius dengan wanita untuk dijadikan istri.
Ibu Moan (boru Silalahi) yang cerewet, memaksanya untuk segera menikah dan menjodohkan Moan dengan Uli Silalahi (pariban Halomoan) di Samosir.
Sekedar informasi, Pariban adalah sebutan untuk sepupu yang konon di adat Batak sangat dianjurkan untuk dijadikan keluarga atau dikawini.
Karena merasa orang kota, Moan tidak bersedia dijodohkan.
Terlebih, gadis yang hendak dijodohkan dengannya adalah anak kampung dan berbeda kelas dengan dirinya.
Namun Moan terpaksa pergi ke Samosir untuk menemui Uli Silalahi.
Moan sangat menyayangi ibunya, ia tak bisa membantah
Sampai di samosir ternayata Uli Silalahi sangat mempesona luar dalam dan Moan tertarik.
Namun upaya pendekatan Moan terhalang oleh Binsar C. Situmorang, pemuda nyentrik dan terkenal di kampungnya yang telah dikenal Uli sejak kecil.
Trailer Film Pariban:
Lalu kepada siapakah hati Uli Silalahi akan berpihak?
Film yang disuradarai oleh Andibachtiar Yusuf itu dibintangi oleh Atiqah Hasiholan, Ganindra Bimo, Rizky Mocil, Rukman Rosadi, Dayu Wijanto, Djaitov Tigor, Lina Marpaung, Joe P Project, Surya Insomnia, dan Mc Danny.
Selain drama komedi, pada waktu dekat ini film Horor Komedi Indonesia juga akan tayang di Bioskop.
Apalagi kalau bukan film Ghost Writer karya Ernest Prakasa.
Film Ghost Writer akan tayang di bioskop Indonesia pada 4 juni mendatang.
Film komedi horor yang dibintangi Tatjana Saphira itu bercerita tentang buku diary tua.
Berikut ini sinopsis film Ghost Writer :
Karena masalah ekonomi, Naya (Tatjana Saphira) dan adiknya yang bernama Darto terpaksa harus pindah ke sebuah rumah tua.
Darto sendiri merasa curiga, kenapa rumah sebesar itu disewakan dengan harga murah.
Naya tak peduli. Baginya bisa menemukan tempat tinggal yang nyaman untuk menulis novel adalah haol yang ia butuhkan saat itu.
Darto mulai tidak nyaman dengan keanehan yang mulai terjadi, sedangkan Naya, ia justru menemukan sesuatu yang menakjubkan.
Yaitu buku diary.
Usai membaca diary itu, Naya melihat sebauh kisah yang begitu emosional.
Ia ingin menjadikan kisah itu sebagai novel, hanya saja ia perlu tahu siapa penulisnya.
Naya perlu tahu bagaimana endingnya.
Namun ternyata sang penulis yang bernama Galih (Ge Pamungkas) telah meninggal dan menjadi penungu di rumah itu.
Galih tidak terima saat bukunya dicuri, Naya pun membujuknya.
Ia menawari Galih untuk jadi ghost writernya. Dan menyuruh Galih untuk menyelesaikan novel Naya.
Belum selesai urusan keduanya, muncul Bening (Asmara Abigail) yang meneror.
Padahal, Naya sudah dikejar deadline oleh editornya, Alvin (Ernest Prakasa).
Mampukah Naya membujuk Galih untuk menyelesaikan novelnya? Lalu, siapa sesungguhnya Bening?
Film Ghost Writer ini ditulis oleh Nonny Boenawan dan Bene Dion Rajagukguk.
Selain dibintangi oleh Tatjana Saphira, film ini juga dibintangi oleh Ge Pamungkas, Deva Mahendra, Ernest Prakasa, Asmara Abigail, Endy Arfian, Slamet Rahardjo Djarot, Arief Didu, Arie Kriting, dan Muhadkly Acho.