Rob Teror Warga Pekalongan Utara, Sepekan Terakhir Terjang Pemukiman Tiap Sore Hari

Rob kembali terjang sejumlah wilayah di Kota Pekalongan, bahkan kurang dari satu jam pemukiman warga sudah dipenuhi air.

Rob Teror Warga Pekalongan Utara, Sepekan Terakhir Terjang Pemukiman Tiap Sore Hari
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Seorang warga Krapyak Kecamatan Pekalongan Utara duduk termenung di depan rumahnya yang tergenang air rob, Rabu (15/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Rob kembali terjang sejumlah wilayah di Kota Pekalongan, bahkan kurang dari satu jam pemukiman warga sudah dipenuhi air.

Seperti pemukiman di Krapyak RT 03 RW 02 Kecamatan Pekalongan Utara, dimana derasnya air rob membuat aktivitas warga lumpuh.

Adapun ketinggian air akibat rob mencapai 60 sentimeter dan musibah tersebut sudah berlangsung selama sepekan terakhir.

Warga terdampak rob pun setiap sore hari harus bahu-membahu memindahkan barang dan membuat tanggul agar air tak memasuki rumah.

Hartono (56) warga setempat misalnya. 

Dia menjelaskan, pemukiman tempat ia tinggal seperti diteror oleh rob.

"Warga seperti diteror. Karena setiap sore hari air datang begitu derasnya. Dan air akan surut pada tengah malam, kemudian datang kembali sore hari," paparnya, Rabu (15/5/2019).

Menurutnya, rob yang melanda pemukiman terbilang besar dibandingkan beberapa waktu lalu.

"Kali ini paling besar dibandingkan beberapa bulan lalu, walaupun warga sudah mencoba menutup aliran air yang masuk ke pemukiman, namun air tetap menerjang kampung kami," ujarnya.

Sementara itu, Hasanuddin Ketua RT 03 RW 02 Krapyak, menerangkan, selama ini kampungnya belum dijamah oleh pemerintah.

"Entah kami ini dianggap warga Kota Pekalongan atau tidak, karena tidak pernah ada perhatian tentang musibah yang kami alami, wacana perbaikan tanggul juga kami tidak tahu kapan realisasinya," kata Hasanuddin.

Dilanjutkannya, warga sudah lelah berteriak untuk meminta bantuan karena kondisi tersebut berlangsung dari tahun ke tahun.

"Padahal yang terdampak tidak hanya RT kami, di sekitar kami saja ada tiga RT, belum lagi bagian barat. Kedalaman air terendah di RT kami yakni 60 sentimeter, di RT lain ada yang setinggi 80 sentimeter," tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved