Tarling di Kecamatan Jatiyoso, Bupati Karanganyar Berpesan Hindari Perselisihan Soal Agama

Bupati-Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono-Rober Christanto beserta Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganya

Tarling di Kecamatan Jatiyoso, Bupati Karanganyar Berpesan Hindari Perselisihan Soal Agama
istimewa
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan tausiah singkat dan pembagian bantuan kepada anak yatim dan lansia dalam acara Tarling di Masjid Baitul Rohman Dusun Blimbing Desa Jatiyoso Kecamatan Jatiyoso Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati-Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono-Rober Christanto beserta Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar safari ramadhan, salat taraweh bersama warga Dusun Blimbing Desa Jatiyoso Kecamatan Jatiyoso di Masjid Baitul Rohman, Selasa (14/5/2019) malam.

Dalam tausiah singkatnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono berpesan kepada para jamaah supaya tidak berselisih soal agama. "Pesan saya hindari perselisihan, apalagi soal agama. Kui welingku (itu pesan saya)," katanya

Ia meminta para jamaah di Dusun Blimbing Desa Jatiyoso untuk tetap guyub, rukun dan menguatkan goyong royong.

Bertepatan dengan diresmikannya Masjid Baitul Rohman, Juliyatmono berharap tempat ini bisa menjadikan kemakmuran dan menebar rasa welas asih (saling mengasihi) bagi masyarakat.

"Mbah Sugiman lan para wayah kui mbiyen merantau dodolan bakso, saiki balek ndeso, ngrintis masjid iki (Mbah Sugiman dan keluarga dulu merantau jualan bakso, sekarang pulang ke kampung halaman, merintis mendirikan masjid,)" ungkapnya.

Menurut Juliyatmono, semangat dari Mbah Sugiman dan keluarga itulah yang kirannya patut untuk dipelajari.

"Sopo sek mbangun masjid, sok bakal e digawekne istana nang surga (siapa yang ikut membangun masjid, akan dibuatkan istana di surga kelak). Sing patut disinau ki yo semangat e kui (yang patut dipelajari itu ya semangatnya Mbah Sugiman itu)," tegasnya.

Adapun sebelum salat taraweh berjamaah, terlebih dahulu dilaksanakan peresmian Masjid Baitul Rohman oleh Bupati Karanganyar. Masjid yang mulai dibangun pada 2015 lalu itu, menelan biaya sekitar Rp 2,1 miliar.

Camat Jatiyoso, Budi Santoso menyampaikan, masjid ini dibangun secara gotong royong oleh warga Dusun Blimbing dan sekitarnya. Adapun pembiayaannya ditangung secara swadaya oleh masyarakat sekitar.

Sebelumnya Masjid Baitul Rohman itu berdiri di lahan seluas sekitar 300 meter persegi milik warga setempat, Sugiman (58).

"Sebelumnya tanah itu milik keluarga. Tanah itu saya wakafkan untuk almarhum Mbah Reso Dikromo (mertuanya). Kula matur kalian Pak Lurah, menawi bade mbangun masjid mbok ten nggene kula (saya bilang Pak Lurah, kalau hendak membangun masjid, supaya dibangun di atas tanah saya). Tanah e kula wakafne (tanah itu saya wakafkan)," katanya saat berbincang dengan Tribunjateng.com di ruang tamu rumahnya yang berdekatan dengan masjid.

Ia berharap, dengan adanya masjid ini juga dapat membawa kemakmuran bagi umat muslim dan warga sekitar.

Di akhir serangkaian acara, dilaksanakan pembagian bantuan sosial secara simbolik bagi anak yatim dan lansia di Dusun Blimbing Kecamatan Jatiyoso Karanganyar. Sementara itu, untuk pembagian bantuan secara keseluruhan akan dilakukan di Kantor Kecamatan Jatiyoso pada Rabu (15/5/2019) (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved