Polres Demak Musnahkan Ribuan Botol Miras

Pemusnahan miras diawali secara simbolis dengan pelemparan botol miras dari para pejabat di Demak

Polres Demak Musnahkan Ribuan Botol Miras
Tribun Jateng/Alaqsha Gilang Imantara
Kapolres Demak, AKBP Arief Bachtiar secara simbolis melemparkan botol minuman keras ke alat berat sebelum pemusnahan ribuan botol miras lainnya, Selasa (28/5/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Polres Demak memusnahkan ribuan miras dan petasan hasil razia kepolisian di Mapolres Demak, Selasa (28/5/2019).

Sebelum dilaksanakan pemusnahan miras, Kapolres Demak, AKBP Arief Bahtiar, Bupati Demak, HM. Natsir dan Dandim 0716 Demak, Letkol Inf. Abi Kusnianto melakukan penandatanganan berita acara pemusnahan.

Pemusnahan miras diawali secara simbolis dengan pelemparan botol miras dari para pejabat tersebut.

Setelah itu, ribuan botol miras dan petasan digilas menggunakan alat berat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres dan Dandim 0716 Demak menyempatkan diri menunggangi alat berat untuk memusnahkan miras.

"Kita melaksanakan pemusnahan miras dan petasan yang merupakan hasil dari razia kegiatan kepolisian yang ditingkatkan, dengan jumlah miras yang bermerek 1.500 botol dan miras tradisional 2700."

"Petasan dua setengah kilo dan petasan yang sudah jadi sebanyak 6000 butir," ujar Kapolres Demak, AKBP Arief Bahtiar di sela-sela acara.

Dia menambahkan, Polres Demak bersama-sama dengan Kodim, Satpol PP melaksanakan penertiban miras dan petasan tidak hanya dilaksanakan di bulan Ramadan, tetapi setiap bulannya polres Demak selalu melaksanakan kegiatan penertiban.

"Jika ditemukan penjual miras dan petasan, kami melakukan pembinaan kepada pedagang miras dan petasan dengan membuat surat pernyataan agar tidak berjualan lagi," tuturnya.

Namun demikian, apabila di kemudian hari yang bersangkutan masih didapati melakukan peredaran miras maupun memperjualbelikan dan menyimpan petasan, Polres Demak akan melaksanakan penegakan hukum.

Bupati Demak, HM. Natsir mengatakan pemusnahan miras bertujuan agar semua masyarakat aman, tenteram, dan bisa menikmati hari raya idul Fitri.

"Seluruh masyarakat di kabupaten Demak bisa nyaman menikmati ibadah dan mari kita hilangkan kemaksiatan," ungkap Natsir.

Dikatakan Natsir, Demak sudah menerapkan perda miras 0 persen yang harus ditegakkan, ditaati dan tindaklanjuti bersama-sama.

"Kita melakukan operasi terus-menerus baik dari Polres maupun Satpol agar Kabupaten Demak harus bersih dari minas," ucapnya. (Alaqsha Gilang Imantara)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved