Kisah Dua Hafidz Muda Indonesia Yang Jadi Imam Salat Tarawih di Amerika Serikat

Masjid-masjid di Amerika semakin memberi kesempatan kepada anak-anak muda untuk tampil menjadi imam.

Kisah Dua Hafidz Muda Indonesia Yang Jadi Imam Salat Tarawih di Amerika Serikat
Via Voa Indonesia
Suasana ibadah Ramadan di masjid IMAAM Center, Silver Spring, di luar Washington DC. 

TRIBUNJATENG.COM, WASHINGTON DC - Masjid-masjid di Amerika semakin memberi kesempatan kepada anak-anak muda untuk tampil menjadi imam.

Itu merupakan bagian dari program regenerasi imam dan mendapatkan imam dari komunitas setempat, supaya masjid tidak lagi harus ‘mengimpor’ imam dari luar AS.

Program itu dimungkinkan dengan semakin berkembangnya sekolah-sekolah untuk menghafal Alquran, hifz school.

Dua dari anak-anak muda yang selama bertahun-tahun ini diberi kesempatan itu adalah Ifdal Yusuf dan Muhamad Abdul-Hafiz Zakaria, dua diaspora Indonesia.

Ifdal, kelahiran Jakarta yang hari ini berusia 23 tahun, tinggal di kota Dallas, Texas.

Dan Muhamad, yang Maret lalu berusia 17 tahun, tinggal di kota College Park, Maryland.

Ifdal menjadi imam tarawih di Masjid Imaam Center, Silver Spring, Maryland, sementara Muhammad menjadi imam tarawih di Masjid Darussalaam di College Park, Maryland.

Proses menjadi imam dimulai dengan menugaskan murid-murid sekolah hifz, yang sudah hafal quran, memimpin salat.

Seiring waktu, manakala hapalan mereka semakin baik dan pengalaman menjadi imam semakin banyak, mereka dipercaya menjadi imam tarawih.

Ifdal Yusuf, hafiz berusia 23 tahun, tinggal di kota Dallas, Texas.
Ifdal Yusuf, hafiz berusia 23 tahun, tinggal di kota Dallas, Texas. (Via VoA Indonesia)

Ifdal sudah 9 tahun ini jadi imam.

Halaman
1234
Editor: galih pujo asmoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved