Meriahnya Malam Takbiran di Kota Pekalongan, Ada Perahu Layar Hingga Tank

Di Desa Landungsari Kecamatan Pekalongan Timur Kota Pekalongan, Jawa Tengah ada tradisi malam takbiran dengan pawai replika dari perahu sampai tank.

Meriahnya Malam Takbiran di Kota Pekalongan, Ada Perahu Layar Hingga Tank
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Replika perahu layar meriahkan malam takbiran di Desa Landungsari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa, (04/06/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Setiap daerah pasti mempunyai tradisi tersendiri untuk merayakan malam takbiran.

Di Desa Landungsari Kecamatan Pekalongan Timur Kota Pekalongan, Jawa Tengah ada tradisi malam takbiran dengan pawai replika kendaraan, dari perahu sampai tank.

Tradisi unik yang menarik untuk dilihat.

Ketua panitia malam takbiran Hisyam Latif mengatakan perayaan malam takbiran di Desa Landungsari dengan jalan kaki menyusuri kampung-kampung.

Tak hanya mengumandangkan takbir, berbagai icon yang indentik dengan hari raya Idul Fitri seperti replika Alquran, lafal Allah, Lafal bertulisan Muhammad, lampion, dan tradisi gunungan wayang di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto.

Ribuan Warga Demak Antusias Melihat Takbir Keliling di Tugu Demak Matikan TV Ayo Mengaji

"Perayaan malam takbir ini sudah dilaksanakan sejak puluhan tahun yang lalu," kata Hisyam Latif saat ditemui Tribunjateng.com, Selasa (4/6/2019).

Menurutnya tujuan dari pawai ini yaitu menyambut datangnya hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Selain itu juga, untuk mempererat tali silaturahmi antar warga.

"Pawai tersebut diikuti dari perwakilan 15 mushalla dengan ratusan peserta dan masing-masing membuat ikon sesuai kreatifitas," ungkapnya.

Pawai keliling sambil menyuarakan takbir ini diakhiri dengan kemeriahan pesta kembang api.

Kemeriahan ini juga ikut dirasakan warga yang melihat, satu diantaranya Elya Naca (35) warga landungsari GG 6 mengatakan pawai ini sangat meriah dan ini sudah ada puluhan tahun yang lalu dengan tujuan mempererat lagi tali silaturahim antar warga.

"Sangat ramai dan meriah, saya sebagai warga turut bangga dan senang adanya tradisi seperti ini, sehingga semarak kemenangan hari raya sangat terasa," ungkapnya.

Ia juga berharap tradisi tahunan di malam takbir ini bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya.

"Harus dilaksanakan setiap tahun mas, karena ini merupakan tradisi yang harus dilestarikan," tambahnya. (dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved