Lebaran 2019

Hari Kedua Lebaran, Jalur Pantura masih Ramai Pemudik

Hari kedua Lebaran, Kamis (6/6/2019), masih terlihat beberapa pemudik yang melintasi di Jalan Pantura Kota Pekalongan.

Hari Kedua Lebaran, Jalur Pantura masih Ramai Pemudik
Tribunjateng.com/Indra Dwi Purnomo
Sejumlah pemudik melintasi di Jalan Pantura Kota Pekalongan, Kamis (06/06/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Hari kedua Lebaran, Kamis (6/6/2019), masih terlihat beberapa pemudik yang melintasi di jalan Pantura Pekalongan.

Pantauan Tribunjateng.com di Jalur Pantura Siwalan, Kabupaten Pekalongan, hingga depan terminal Kota Pekalongan, arus lalu lintas yang bergerak dari arah menuju Jawa Tengah ini terlihat ramai lancar. Bahkan, sesekali terpantau lengang.

Kiki (24), pemudik asal Karawang yang hendak ke Unggaran, Kabupaten Semarang, mengatakan, ia milih mudik habis Lebaran karena menghindari kemacetan di wilayah Pantura.

"Saya berangkat dari Karawang habis salat Id, sampai Pekalongan malam. Kemudian, istirahat di rumah suadara yang berada di Kesesi. Pagi ini dilanjutkan perjalanannya ke Unggaran," kata Kiki kepada Tribunjateng.com.

Menurutnya, selama perjalanan dari Kerawang hingga ke Kota Pekalongan, arus lalu lintas ramai lancar.

Meski begitu, dia mendapati beberapa ruas jalan masih ada yang bergelombang, bahkan badan jalan rusak.

"Arus lalu lintas ramai, Mas. Dalam perjalanan masih juga terlihat beberapa pemudik yang melakukan perjalanan. Jalan rusak dan bergelombang ada di Pemalang hingga Kota Pekalongan," ungkapnya.

Kiki menambahkan, rencananya, ia bersama istri akan pulang ke Kerawang pekan depan.

Hal yang sama juga diungkapkan Wahyu Eko Setiaji (31), pemudik asal Tegal yang pulang ke Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Dia memilih mudik sehabis Lebaran karena arus lalu lintas sepi dibandingkan beberapa hari lalu.

"Kalau mudik habis Lebaran, lebih enak, Mas. Soalnya, arus lalu lintasnya sepi," jelasnya.

Ia juga menjelaskan, kondisi jalan di wilayah Pantura Pemalang hingga Pekalongan banyak yang bergelombang dan sangat membahayakan pengendara yang melintas.

"Dari Pemalang sampai ke Kota Pekalongan, jalannya banyak bergelombang dan ada beberapa ruas jalan yang berlubang sehingga membahayakan pengguna jalan," tambahnya. (dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved