Morsi Meninggal, Erdogan: Dia Adalah Martir Jiwa di Tengah Perdamaian Ini

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan langsung menyampaikan dukacita setelah mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi dilaporkan meninggal.

Morsi Meninggal, Erdogan: Dia Adalah Martir Jiwa di Tengah Perdamaian Ini
GETTY IMAGES Via BBC News Indonesia
Mohammed Morsi dilengserkan oleh militer tahun 2013, setahun setelah dipilih dalam pemilu. 

Dia kemudian dituduh telah melakukan kegiatan spionase dengan organisasi yang dipimpinnya, Ikhwanul Muslimin, dinyatakan sebagai organisasi terlarang.

Siapakah Mohammed Morsi?

Morsi lahir di desa El-Adwah Provinsi Sharqiya di kawasan Delta Nil pada tahun 1951.

Ia mendalami teknik sipil di Universitas Kairo pada tahun 1970-an sebelum pindah ke Amerika Serikat untuk merampungkan studi tingkat doktoral.

Ia dipilih sebagai kandidat presiden dari Ikhwanul Muslimin dalam pemilihan Mesir tahun 2012 setelah pilihan pertama yang ingin diusung organisasi itu mengundurkan diri.

Morsi menang dengan selisih suara tipis dan berjanji memimpin pemerintahan "bagi seluruh rakyat Mesir".

Namun para penentangnya mengatakan Morsi gagal memerintah selama masa kekuasaan yang bergolak.

Mereka menuduhnya membiarkan kelompok-kelompok berhaluan Islam mendominasi arena politik dan salah urus ekonomi.

Penentangan warga terhadap pemerintahannya bertambah besar dan jutaan orang turun ke jalan-jalan di seluruh Mesir untuk menggelar aksi bertepatan dengan peringatan satu tahun kekuasaan Morsi pada tanggal 30 Juni 2013.

Pada tanggal 3 Juli malam, militer membekukan sementara konstitusi dan mengumumkan pembentukan pemerintahan interim yang diisi oleh para teknokrat sebelum digelar pemilihan presiden baru.

Halaman
123
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved