Sidang MK Pilpres 2019

Bela saksi di Sidang MK, Bambang Widjojanto: Kami Orang Kampung Bisa Melihat Dunia

Tim kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto membela saksi kedua yang dihadirkan oleh pemohon di sidang hari ini, Rabu (19/9/19).

Bela saksi di Sidang MK, Bambang Widjojanto:  Kami Orang Kampung Bisa Melihat Dunia
ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A
Kuasa hukum Capres-Cawapres nomor urut 02 selaku pemohon Bambang Widjojanto (kanan) dan Denny Indrayana (kedua kanan) mengikuti sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM- Tim kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto membela saksi kedua yang dihadirkan oleh pemohon di sidang hari ini, Rabu (19/9/19).

Mulanya,hakim Arief Hidayat menyanyakan kepada saksi kedua Prabowo-Sandi, Idham terkait keterangan yang akan disampaikan.

Lantas, Idham mengaku akan menyampaikan terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK) Siluman, Rekayasa, Ganda dan pemilih di bawah umur.

Lantas, Hakim menilai bahwa kesaksian saksi kedua sama seperti saksi pertama, Agus Maksum yang dihadirkan pihak Prabowo-Sandi.

"Ini saksi yang dihadirkan sama seperti saksi Agus Maksum?" tanya Hakim.

"Ini saudara kuasa pemohon, sebenanrya merugikan saudara sendiri, ini recendint ini, mau diteruskan atau tidak," ujar hakim.

Bambang lantas menjawab pertanyaan hakim.

"Ini memang kesempatan kami Pak, untuk menyediakan saksi, kami meyakini, saksi ini melengkapi dan akan komplemen dengan saksi sebelumnya, jadi jangan dinilai terlebih dahulu sebekum didengar keterangannya

Hakim lantas menilai jika kesaksian sama sebaiknya saksi kedua dihentikan dan dilanjutkan saksi berikutnya.

Bambang Widjajanto lantas menimpali.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved