Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Epy Kusnandar Derita Kanker Otak, Usia Divonis 4 Bulan, Pulih tapi Ada Makanan yang Harus Dihindari

Selebriti bertubuh besar yang dikenal dengan goyang barbelnya, Agung Hercules, kini tengah berjuang melawan kanker otak

Editor: muslimah
Tribunnews.com
Epy Kusnandar 

Epy mengaku merasa sakit yang hebat di kepalanya.

"Di dalam mobil itu seolah naik (permainan ayunan raksasa di taman hiburan) Kora-kora. Goyangannya sangat cepat," kenangnya.

"Saat matiin mesin, terasa saya masih begitu juga. Saya telepon, saya bilang kalau saya habis napas dan tiba-tiba ada di UGD rumah sakit di Cikini (Jakarta)," lanjutnya.

Rasa sakit Epy sejak saat itu berkelanjutan.

"Besoknya muntah lagi di rumah. Begitu seterusnya. Lalu, dibawa ke rumah sakit di kawasan Pasar Minggu dan rawat inap dua hari," kisahnya lagi.

Setelah menjalani pemeriksaan mendalam, Epy akhirnya divonis menderita tumor otak.

"Awalnya didiagnosa tipus. Tetapi, begitu di-CT scan di rumah sakit, ternyata ada tumor di otak dan harus segera dioperasi."

"Tapi, istri saya minta untuk saya pulang saja dan memilih pengobatan tanpa operasi," papar pemeran satpam dalam tayangan seri komedi Suami-suami Takut Istri ini.

Epy lalu memilih pengobatan alternatif.

"Awalnya, saat dokter bilang usia saya tinggal empat bulan lagi, buat apa saya berobat."

"Semoga lewat pengobatan alternatif bisa sembuh dan syukur-syukur bisa ganteng," ungkapnya masih berbumbu canda.

Tidak boleh makan daging

F
Epy Kusnandar pantang makan daging (Irish Times)

Dengan terapi herbal akar sidaguri saban hari, Epy terpaksa pantang memakan daging.

"Tidak boleh makan daging. Sekarang masih cenat-cenut di kepala, tapi muntah-muntahnya sudah enggak lagi," ungkapnya.

"Tumor di bawah mili, masih bisa disembuhkan. Yang tumornya sudah gawat saja bisa disembuhkan," kata ahli terapi herbal Jeng Ana, yang menangani Epy.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved